Reporter : Dewan Richardi
BATANGHARI, Mattanews.co – Terkait sering padamnya listrik di beberapa wilayah dalam Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, akhirnya direspon oleh pihak PLN Rayon Muara Bulian Kabupaten Batanghari Jambi.
Romi selaku Supervisor Teknis Unit Layanan Pengaduan PLN Rayon Muara Bulian mengatakan, bahwa pihaknya tidak dengan sengaja untuk memadamkan listrik di berbagai wilayah di Kabupaten Batanghari.
“Itu tidak terlepas dari kendala Tekhnis di lapangan,” ungkapnya, saat ditemui di Kantor PLN Muara Bulian di Jalan Jendral Sudirman, Senin (11/05/2020).
Ada beberapa kendala teknis yang dialami oleh pihak PLN, yaitu bersumber dari gangguan binatang serta cuaca ekstrim.
Beberapa jenis kondisi yang mengganggu operasional penyaluran daya listrik, seperti gangguan burung, tupai, hujan serta angin kencang.
Saat awak media pertanyakan keluhan beberapa pelanggan atas pembengkakkan pembayaran tagihan listrik, serta kerusakan beberapa alat elektronik. Romi meminta agar pelanggan sama-sama mengawasi atas kekurangan atas pelayanan pihak PLN.
“Kalau masalah itu sebenarnya bukan kewenangan kita. Itu ada bagiannya. Namun, pelanggan bisa komplain dengan mendatangi langsung ke kantor,” katanya.
Saat melayangkan komplain, pelanggan PLN harus membawa bukti berupa foto angka meter KWH di tanggal 25 ke atas akan dilayani.
“Untuk ganti rugi atas kerusakan alat-alat elektronik, itu tidak ada kewenangan pihak PLN,” ucapnya.
Perlu diketahui masyarakat saat ini, lanjutnya, listrik berdaya 1.300 Watt yakni seharga Rp.1.467,28 per KWH.
Pihak PLN tidak akan berani menaikkan serta menurunkan harga tarif PLN, karena PLN juga diawasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan instansi lain.
“Pemerintahlah yang mempunyai kebijakan atas kenaikan dan penurunan tarif. Saat ini petugas kita juga mengikuti himbauan pemerintah terkait Corona, jadi petugas lapangan kami (Beller) menggunakan perhitungan rata-rata 3 bulan sebelumnya,” ujarnya.
Editor : Nefri














