MATTANEWS.CO, OKI – Palang Merah Indonesia Kabupaten Ogan Komering Ilir mulai memperkuat basis kemanusiaan hingga ke tingkat akar rumput. Untuk pertama kalinya, puluhan pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula RSUD Kayuagung, Rabu (31/12).
Langkah ini diambil untuk memperpendek jarak pelayanan kemanusiaan di wilayah OKI yang memiliki tantangan geografis cukup berat. Ketua PMI Kabupaten OKI, dr. H. Masagus M. Hakim, menekankan bahwa kehadiran pengurus di tingkat kecamatan adalah jawaban atas kebutuhan respons cepat terhadap bencana dan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Pengurus kecamatan adalah garda terdepan. Mereka yang paling tahu kondisi lapangan, mulai dari pemetaan donor darah hingga mitigasi bencana di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa amanah ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan tanggung jawab moral untuk mengamalkan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional secara nyata.
“Sinergi antara tingkat kecamatan dan kabupaten menjadi kunci agar organisasi tidak berjalan di tempat,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Staf Ahli Bupati OKI Bidang Ekonomi, Herliansyah Hilaludin, yang hadir mewakili Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, menyoroti luasnya wilayah OKI sebagai alasan krusial penguatan PMI di tingkat kecamatan. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan mitra strategis yang responsif terhadap potensi kedaruratan sosial.
Melalui pengukuhan ini, menurut dia, PMI tidak hanya hadir saat terjadi bencana, tetapi juga menjadi motor penggerak solidaritas sosial dan inovasi dalam bidang kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Bumi Bende Seguguk.
“Kabupaten OKI memiliki karakteristik wilayah yang unik dengan potensi kebencanaan tertentu. Peran aktif PMI hingga ke pelosok desa akan sangat membantu pemerintah, terutama dalam pelayanan sosial dan pembinaan relawan muda,” tandasnya.














