MATTANEWS.CO, SULBAR – Ketua PMII Cabang Mamuju, Syamsudin pertanyakan kejelasan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022, yang dikucurkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar.
“Kami mendengar bahwa masih ada tersisa Rp9 M dana yang belum dikelola,” katanya kepada mattanews.co via whatsapp, Senin (1/8/2022).
Menurutnya, jika hal itu benar maka daerah mengalami kerugian akibat pengelolaan anggaran yang gagal.
“Seharusnya, DKP yang dipercaya untuk mengelola anggaran harus lebih progres dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Lanjutnya, anggaran negara yang dikucurkan ke daerah adalah untuk kepentingan rakyat, pihaknya berharap Pj Gubernur mengevalusi kinerja DKP.
“Pj Gubernur jangan sibuk membangun citra di media, tapi kinerja OPD luput dari pengawasan,” ungkapnya. (*)














