Polres Padangsidimpuan Jemput Pelaku Penganiaya Anak Dibawah Umur

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PADANGSIDIMPUAN – Tim khusus anti bandit (Tekab) Satreskrim Polres Padangsidimpuan, akhirnya sukses menjemput seorang remaja perempuan, NAS (15) di rumah pamannya yang juga tak jauh dari kediamannya yakni di Jalan Alboint Hutabarat, Gang Dame 7, Kelurahan Wek VI Kampung Darek, Padangsidimpuan Selatan, Jumat (30/7/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

NAS yang masih pelajar, terpaksa dijemput petugas guna dimintai klarifikasi maupun keterangannya atas viralnya video penganiayaan di media sosial (Medsos) Facebook pada Kamis (29/7/2021) lalu. Di mana, dalam video tersebut, NAS terlihat menganiaya seorang remaja perempuan juga yang sesama pelajar, NG (15) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Aek Tampang, Padangsidimpuan Selatan.

Bacaan Lainnya

Adapun dasar petugas menjemput NAS,  karena orangtua dari NG yakni, NSS (37), melaporkan perihal dugaan penganiayaan terhadap anaknya yang viral di Medsos Facebook. Petugas meminta klarifikasi terhadap NAS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 Peraturan Pemerintah (PP) No.1/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23/2002 tentang perlindungan anak.

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini, SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Bambang Priyatno, SSos, ke awak media, Sabtu (31/7/2021), menjelaskan, berdasar hasil klarifikasi, NAS mengakui bahwa remaja perempuan yang diduga menganiaya di dalam video itu adalah dirinya.

Begitu juga NG, mengakui bahwa remaja perempuan yang melakukan penganiayaan itu adalah benar NAS. Bahkan, dari hasil klarifikasi juga, NAS mengakui bahwa dia ada memiting leher NS. Kemudian, menjegalnya hingga NG tersungkur ke tanah. Dan NAS, juga akui telah menginjak perut, tangan, dan pundak NG.

“Akibatnya, NG mengalami luka lecet di bagian siku tangan, lebam di tangan, dan merasa sakit di bagian perut serta pundak,” terang Kasat.

Lebih lanjut, Kasat menjelaskan, berdasar hasil klarifikasi, peristiwa penganiayaan di dalam video itu terjadi Rabu (27/7/2021) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Tengku Rizal Nurdin, Padangsidimpuan Tenggara. Kasat juga menerangkan, dikarenakan NAS dan NG sama-sama masih di bawah umur, petugas akan melakukan mediasi/diversi terlebih dahulu terhadap kedua belah pihak.

“Dalam proses mediasi/diversi, kami juga mengikutsertakan peran pekerja sosial (Peksos) serta perlindungan perempuan dan anak (PPA) Padangsidimpuan sesuai dengan aturan dalam UU No.23/2002 tentang perlindungan anak dan UU No.11/2012 tentang sistem peradilan anak,” tutup Kasat.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait