MATTANEWS.CO, PEKALONGAN – Dalam upaya menciptakan rasa aman dan menjaga ketertiban masyarakat, Polres Pekalongan menggelar patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada Sabtu (10/5/2025) kemarin sore.
Patroli yang dimulai pukul 16.00 hingga 20.00 WIB ini menyasar dua wilayah rawan, yakni Kecamatan Kedungwuni dan Sragi.
Kegiatan tersebut difokuskan pada titik-titik strategis yang dinilai rawan terhadap aksi premanisme, seperti pasar tradisional, minimarket, dan pusat keramaian lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rencana pengamanan Polres Pekalongan dalam memberantas praktik-praktik premanisme yang meresahkan warga.
“Patroli ini bukan semata-mata untuk menindak, tetapi juga bertujuan membangun rasa aman serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” jelas Kasubsi Penmas Sihumas, Iptu Suwarti, S.H.
Di wilayah Kedungwuni, petugas berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam praktik pengamen jalanan dan parkir liar.
Mereka kemudian dibawa ke Polsek Kedungwuni untuk dimintai keterangan dan diberikan pembinaan.
Sementara di Sragi, tim patroli yang juga melaksanakan penegakan hukum lalu lintas, menindak pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar (knalpot brong).
Tiga unit kendaraan diamankan dan para pengendara diberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas serta bahaya balap liar.
“Kami berikan imbauan agar mereka mematuhi aturan dan tidak terlibat dalam aktivitas balap liar yang membahayakan,” tambah Iptu Suwarti.
Patroli ini juga diisi dengan kegiatan pembinaan kepada masyarakat agar turut serta menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.














