MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, S.I.K., M.H., berkomitmen memberikan atensi terhadap pencegahan dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak.
Mantan Kapolres Lhokseumawe Polda Aceh itu mengatakan hal ini dilakukan sebagai upaya meminimalisir mewabahnya penyakit yang menyerang pada hewan ternak tersebut di Kabupaten Tulungagung.
“Kita lakukan pendampingan sekaligus pengobatan pada hewan ternak khususnya sapi. Hal ini merupakan upaya komitmen Polri mendukung Pemerintah dalam melakukan pencegahan dan penanganan wabah PMK,” ucap AKBP Eko Hartanto, Jum’at (22/7/2022).
Alumnus Akpol 2002 tersebut menambahkan dalam pencegahan dan penanganan wabah PMK tersebut memberikan instruksi kepada anggota Bhabinkamtibmas agar menjalin sinergitas dengan stakeholder terkait baik level Kecamatan maupun Desa.
“Kami hadir ditengah-tengah masyarakat sekaligus melakukan pendampingan pada petugas lapangan dalam memberikan pengobatan pada hewan ternak di penjuru desa-desa dalam wilayah hukum Polres Tulungagung,” tambahnya.
“Polri hadir bagian dari tugas pokok dan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayanan masyarakat,” imbuhnya.
“Upaya pencegahan meluasnya wabah PMK bagian dukungan Polri kepada Pemerintah yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat secara luas,” pungkas Perwira kelahiran Juwana Kabupaten Pati, Jawa Tengah itu.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mohammad Anshori, S.H., menghimbau kepada para pemilik peternakan sapi untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan meluasnya wabah PMK.
Salah satunya yakni berani melaporkan jikalau hewan ternaknya kurang sehat atau terkonfirmasi virus PMK dan tetap menjaga kebersihan kandang.
“Jangan takut untuk melaporkan kepada petugas dilapangan, khususnya anggota Bhabinkamtibmas” imbau Mantan Wakapolsek Besuki Polres Tulungagung itu.
“Hal ini seperti dilaksanakan di kandang ternak milik Suyadi dan Hartono berdomisili di Dusun Kebon, Desa Bangunjaya, Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung, pada Jum’at (22/07/2022),” sambungnya.
Lebih lanjut Ansori menambahkan Polres Tulungagung siap membantu untuk menjadi penghubung warga dengan Dinas terkait dalam penanganan wabah PMK pada hewan ternak.
Dalam mengatisipasi penyebaran, Polres Tulungagung bersama Satgas penanganan PMK juga melakukan penyekatan pada empat titik perbatasan Kabupaten Tulungagung.
“Akan terus bersinergi dengan Pemerintah untuk mengentaskan permasalahan wabah PMK, khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.
“Tidak hanya melakukan penyekatan, jajaran Bhabinkamtibas Polres Tulungagung juga melakukan pengecekan, penyemprotan dan sosialisai pada peternakan sapi di desa binaan masing-masing,” imbuhnya.














