[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
* Demi Minyak Goreng, Masyarakat Kota Palembang Rela Antri Berpanasan di Pasar
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Hasil sidak yang dilakukan Unit Pidana Khusus Polrestabes Palembang, pimpinan Iptu Ledi ke PT Sari Agrotama dan CV Mekar Abadi, membawa dampak positif bagi masyarakat. Tim ini sukses mengandeng Buloq, Disprindag Kota Palembang dan PMI untuk menyelenggarakan pasar murah untuk warga, di tujuh pasar dalam waktu tiga pekan terakhir, Senin (7/3/2022).
“Alhamdullilah, hasil dari sidak kita kemarin, kita bisa berkerjasama dengan instansi terkait, seperti bulog, disprindag dan PMI, untuk menggelar pasar murah, standar untuk masyarakat kota Palembang,” papar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidsus, Iptu Ledi, saat diwawancarai awak media.

Dikatakan Kasat Reskrim, dari sejumlah lokasi penampungan minyak, Indomaret dan Alfamart di Kota Palembang, belum diketemukan tempat penimbunan minyak goreng.
“Kami sudah sidak di tempat-tempat penampungan minyak, namun belum kami temukan tempat penimbunan. Mereka rata-rata, distributor dan langsung mendistribusikan ke masyarakat,” ujar Kasat Reskrim.

Kompol Tri Wahyudi menjabarkan, pasar murah yang digelar di tujuh pasar itu dikawal anggota Polrestabes Palembang.
“Peranan anggota kita disana untuk mengawal dan mengawasi lokasi. Disana warga wajib antri dan masing-masing mendapat bagian 2 liter minyak goreng dengan harga Rp 13.500 perilter, sedangkan PMI akan memberikan minyak gratis jika warga menyumbangkan sekantong darah,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris DPD FERARI Sumsel, Joni YAP SH C.Med menjelaskan, apresiasi atas kenerja kepolisian, khususnya Polrestabes Palembang yang bisa memberikan kenyamanan untuk masyarakat Kota Palembang.
“Patut diberikan apresiasi, jika tidak seperti ini, tentu masyarakat bertambah resah akan minyak goreng langka. Meski harus antri di pasar, Ibu-Ibu rumah tangga tidak keberatan, asalkan kebutuhan utama dapur terpenuhi,” tuturnya.

Joni YAP SH C.Med menambahkan, semoga dengan partisipasi polisi, dapat kembali meredam minyak langka.
“Semoga bapak-bapak polisi ini selalu sehat dan bisa memberi kenyamanan untuk warga. Apalagi bisa mengerti keluhan masyarakat, contohnya mengatasi hilangnya minyak goreng di pasaran. Meskipun ada harganya pun selangit, kasihan bagi warga yang tidak mampu. Semoga kepolisian dapat menemukan pedagang atau perusahaan yang menimbun minyak goreng ini,” tukasnya.














