BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Polsek Boyan Tanjung Gaungkan Larangan PETI di Desa Teluk Geruguk Kapuas Hulu

×

Polsek Boyan Tanjung Gaungkan Larangan PETI di Desa Teluk Geruguk Kapuas Hulu

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan penegakan hukum, Polsek Boyan Tanjung yang dipimpin langsung kapolsek, Iptu Jamali melaksanakan kegiatan himbauan dan sosialisasi mengenai larangan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Teluk Geruguk, Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (10/6/2025).

Kegiatan ini menyasar langsung para pekerja PETI di Dusun Penemur, sebagai langkah preventif terhadap kerusakan lingkungan.

Kapolsek Boyan Tanjung, Iptu Jamali mensosialisasikan secara langsung di lokasi aktivitas tambang, dengan menyampaikan pesan-pesan penting mengenai bahaya dan sanksi hukum bagi pelaku PETI, serta mengajak masyarakat untuk menghentikan kegiatan tersebut demi kebaikan bersama.

Kapolsek Boyan Tanjung, Iptu Jamali menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan ilegal sangat berisiko terhadap kerusakan lingkungan dan ekosistem sungai.

Ia juga menegaskan bahwa pelaku PETI dapat dikenai sanksi pidana dengan hukuman penjara hingga 5 tahun dan denda mencapai Rp100 miliar.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera beralih ke jenis pekerjaan yang legal dan tidak melanggar hukum.

“Sebagai bentuk keseriusan, personel Polsek turut membawa dan memasang banner larangan aktivitas PETI di lokasi,” kata Kapolsek.

Jamali jelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat, agar tidak hanya mengetahui ancaman hukumnya.

“Tetapi juga menyadari dampak negatif yang timbul bagi lingkungan dan generasi mendatang apabila praktik ini terus dibiarkan,” terang Kapolsek.

Jamali katakan, Polsek Boyan Tanjung berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan menegakkan hukum secara tegas apabila masih ditemukan aktivitas PETI.

“Diharapkan, melalui langkah ini, kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku dapat terus meningkat demi terciptanya lingkungan yang sehat dan hukum yang berkeadilan,” tandasnya.