MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Guna memperkuat keimanan sekaligus membangun kebersamaan internal, Polsek Buduran Polresta Sidoarjo kembali menggelar kegiatan Khotmil Qur’an rutin yang dilaksanakan setiap Kamis Kliwon. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Al Wahyu Mako Polsek Buduran, Kamis (8/1/2026).
Khotmil Qur’an yang menjadi agenda rutin bulanan tersebut dibimbing langsung oleh Ustadz Mansyur dan diikuti oleh seluruh personel Polsek Buduran. Sejak pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga penutupan dengan doa bersama, suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa menyelimuti jalannya kegiatan.
Kapolsek Buduran, Kompol Subadri, menyampaikan bahwa pelaksanaan Khotmil Qur’an merupakan bagian dari pembinaan rohani bagi personel kepolisian. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan ketenangan batin, meningkatkan keimanan, serta membentuk akhlak yang baik sebagai landasan dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Melalui kegiatan Khotmil Qur’an yang rutin dilaksanakan setiap Kamis Kliwon ini, kami berharap seluruh personel semakin dekat dengan nilai-nilai keagamaan. Dengan bekal iman yang kuat, pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan hati yang tenang, ikhlas, dan penuh tanggung jawab,” ujar Kompol Subadri.
Ia menambahkan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting sebagai penyeimbang tugas kedinasan yang menuntut kesiapsiagaan dan tanggung jawab tinggi. Dengan penguatan nilai keimanan, personel diharapkan mampu bersikap lebih humanis, bijaksana, dan profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain sebagai sarana ibadah, kegiatan Khotmil Qur’an juga menjadi momentum untuk mempererat soliditas dan kebersamaan antaranggota Polsek Buduran. Hal ini sejalan dengan komitmen Polsek Buduran dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai religius.
Ke depan, Polsek Buduran berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan keagamaan secara berkelanjutan sebagai upaya membentuk personel Polri yang bertakwa, disiplin, profesional, serta semakin dipercaya dan dicintai oleh masyarakat.














