MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan mandiri, Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing menginstruksikan seluruh jajaran Polsek di wilayah hukumnya untuk mengoptimalkan program ketahanan pangan dengan turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan dan pendampingan di wilayah masing-masing.
Instruksi tersebut segera ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek. Salah satunya dilakukan oleh Polsek Tulangan yang melakukan pengecekan kesiapan lahan pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Peninjauan dilakukan di Desa Kajeksan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Senin (16/3/2026).
Kapolsek Tulangan Rizky Arif Prabowo melalui Kanit Binmas Polsek Tulangan Paula Hendrik turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi lahan yang akan dimanfaatkan dalam program tersebut.
Dalam kegiatan itu dilakukan pengecekan lahan pertanian seluas sekitar 0,45 hektare yang direncanakan akan ditanami bibit jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
“Lahan di Desa Kajeksan dinilai siap untuk diolah dan ditanami jagung. Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan sekaligus upaya memberdayakan potensi pertanian yang ada di desa,” ujar Aiptu Paula Hendrik di sela kegiatan peninjauan.
Menurutnya, keterlibatan aparat kepolisian dalam program ini tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk sinergi dengan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna meningkatkan ketersediaan bahan pangan.
Program ketahanan pangan yang digalakkan oleh Polresta Sidoarjo tersebut diharapkan mampu membantu memperkuat ketersediaan pangan di tengah masyarakat serta mendorong kemandirian desa dalam sektor pertanian.
Selain itu, langkah proaktif aparat kepolisian ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap para petani sekaligus implementasi program Polisi Cinta Petani yang bertujuan menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang produktif.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, program ketahanan pangan ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.














