PPK IBS RSUD Depati Hamzah Sungailiat Ajak Wartawan Doakan Proyek Cepat Selesai

  • Whatsapp

Reporter : Nopri

SUNGAILIAT, Mattanews.co – Sempat tak merespon konfirmasi wartawan yang dikirimkan pada tanggal 1 Desember 2020 lalu, Sanusi, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Depati Hamzah Sungailiat akhirnya merespon.

Bacaan Lainnya

Dalam jawaban konfirmasi yang dikirim via aplikasi Whatsapp tersebut, Sanusi mengajak agar mendoakan proyek berkontrak Rp14,7 miliiar dari DAK 2020 tersebut dapat selesai dengan baik dan tepat waktu.

“Kita doakan semoga bisa selesai dengan baik dan tepat waktu pak. Aamiin,” tulis Sanusi singkat pada Jumat (4/12/20) pagi.

Sebelumnya Sanusi sempat dikomentari setelah meminta wartawan berkonfirmasi melalui surat resmi. Dalam sebuah pembicaraan telepon dengan wartawan, Sanusi mengatakan agar wartawan mengirim surat permohonan konfirmasi kepada RSUD untuk kemudian baru akan dijawab melalui surat kembali. Sikap Sanusi yang terkesan mempersulit ini sontak mendapat reaksi dari insan pers.

Ketua Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Babel, Rudi S pun menkritisi sikap dan statement dari Sanusi tersebut. Sanusi dipandang tidak mendorong keterbukaan dan kemudahan dalam akses informasi di era digital dan kecepatan informasi.

Sanusi sendiri menjadi sasaran media lantaran, proyek pembangunan Gedung IBS RSUD yang dikerjakan oleh PT. Garuda Catur Kencana (PT GCK)ini bisa dipastikan bakal molor jauh dari jadwal pemnyelesaian yang sudah ditentukan dalam kontrak.

Hal ini pun diakui oleh Budi sebagai salah seorang perwakilan manajemen PT GCK bahwa progres pembangunan baru mencapai 70 persen, sementara wartu pelaksanaan hanya tinggal belasan hari hingga tanggal 15 Desember 2020 mendatang.

Kepada wartawan, Budi beralasan faktor pandemi Covid-19 yang merebak termasuk di Bangka menjadi kendala. Namun dalam jejak digital yang ditemukan wartawan, PT Garuda Catur Kencana selaku pemenang tunggal tender senilai Rp14,7 miliiar ini ternyata juga melakukan hal serupa di tahun 2019 lalu, yang notabene sebelum masa pandemi Covid-19.

Editor : Chitet

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait