Praktisi Hukum Desak Kejari Gayo Lues Segera Tetapkan Tersangka

  • Whatsapp

* Terkait Dugaan Kasus Makan Minum Dewan

MATTANEWS.CO, ACEH – Praktisi Hukum desak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gayolues untuk segera menetapkan tersangka, terkait dugaan kasus makan minum rumah tangga Pimpinan DPRK tahun anggaran 2018 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Senin (7/6/2021).

“Berdasarkan pengamatan, kita mengetahui bahwa hingga saat ini berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang telah dilakukan pihak Kejari Gayo Lues bahkan hasil audit yang dilakukan pihak BPKP perwakilan Aceh, bahwa ditemukan total dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus ini mencapai Milyaran Rupiah,” ujar Praktisi Hukum Gayo Lues, M Purba.

Selain itu, lanjutnya, penyidik Kejari Gayo Lues seharusnya sudah melakukan penetapan tersangka terhadap siapa yang bertanggung jawab pada kegiatan makan minum tersebut.

“Seyogyanya setelah penyidik sudah memperoleh dugaan dua alat bukti kuat, baik setelah hasil audit BPKP perwakilan Aceh keluar dan pihak penyidik Kejari Gayo Lues, sudah bisa langsung menetapkan tersangka dalam kasus itu,” paparnya.

Kendati demikian, pihaknya proses hukum yang sedang ditangani Kejari Gayo Lues, dapat dukungan dari Kejati Aceh dan Kejagung.

“Kita berharap Kejati Aceh dan Kejagung dapat memback up kinerja Kejaksaan Negeri Gayo Lues,” tukas Purba.

Untuk diketahui, sebelumnya Kejari Gayo Lues pada bulan November 2020 telah menaikkan status penyelidikan ke penyidikan atas kasus indikasi dugaan kasus tersebut.

Setidaknya, peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan dibenarkan Kepala kejaksaan Negeri Gayo Lues, Bobbi Sandri saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

”Benar dugaan penyimpangan terhadap biaya makan minum rumah tangga Pimpinan DPRK serta biaya lainnya yang terkait dalam Perbup nomor 37 tahun 2017, sudah masuk ranah penyidikan,” tukas Bobbi Sandri.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait