MATTANEWSCO, PALEMBANG –
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional warga Negara Republik Indonesia, dimana bagian dari komunitas hukum yang menjunjung tinggi keadilan, Hak Asasi Manusia (HAM) dan perdamaian, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Patriot Pergerakan (PP) Lawyers Nusantara, menyatakan sikap untuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Sabtu (7/3/2026).
Pernyataan sikap disampaikan langsung Ketua DPP PP Lawyers Nusantara, M Aminuddin SH MH CIL didampingi Alexander Abdullah SG M Hum, di Kantor Sekretariat DPP Patriot Pergerakan (PP) Lawyers Nusantara, Jalan Bungaran No 72 Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.
“Pernyataan sikap ini kami tujukan untuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI dan Ketua DPD RI,” papar M Aminuddin, kepada sejumlah wartawan.
M Aminuddin menjelaskan, jangan sampai membiarkan Negara Republik Indonesia ini hancur, hanya karena keputusan dan kebijakan pemimpin yang salah.
“Sudah tujuh Presiden Republik Indonesia, tidak ada yang salah dalam pengambilan sikap untuk negara. Jangan sampai kali ini, Presiden kita salah. Sebab, dengan serangan brutal dan ilegal yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Negara Republik Islam Iran, jelas-jelas itu melanggar Hukum Internasional dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat atau Genosida,” urainya.
Menurut M Aminuddin, sebagai warga negara, kita tidak menginginkan si Donald Trump, yang sakit jiwa itu menyerang secara brutal, dimana mereka sedang berunding, ada kompromi, mediasi, tiba-tiba secara brutal menyerang Iran, dengan diangapnya ini sebagai permainan nyawa manusia, dari itu pihaknya menyatakan sikap.
“Kami dari DPP PP Lawyers Nusantara, menyatakan sikap, itu merupakan tindakan illegal dan tidak benar. Kami minta Presiden Republik Indonesia untuk keluar dari Board of Peace (POB). Jangan sekali-sekali mengakui negara israel, karena sejarah dari zaman Soekarno hingga sekarang negara tersebut tidak pernah diakui,” terangnya.
Lebih lanjut, Aminuddin mengharapkan negara Republik Indonesia tetap aman dan tentram.
“Harapannya kami, negara kita ini damai, tentram. Tidak ada perang, karena kalau terjadi perang dunia ke-3, semua orang rugi. Dimuka bumi ini, berdampak semua negara, semua dunia akan mengalami kerugian. Dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga Indonesia tetap hidup nyaman dan tentram berdampingan,” tandasnya.














