BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Produk UMKM Warga Binaan Lapas Jambi Siap Dipasarkan di Kantor Imigrasi

×

Produk UMKM Warga Binaan Lapas Jambi Siap Dipasarkan di Kantor Imigrasi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi menjalin koordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi terkait rencana pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil karya warga binaan. Produk-produk tersebut direncanakan akan dipromosikan dan dijual di gerai pelayanan publik Kantor Imigrasi Jambi.

Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/2/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi, Hubertus Hence, S.E., M.H.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi Meita Eriza, Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian M. Ilham Santoso Sahdani, serta Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Muhammad Askari Utomo.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas pengembangan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya melalui promosi dan pemasaran produk UMKM hasil karya narapidana. Produk-produk tersebut dinilai memiliki kualitas dan nilai jual yang layak untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan dalam membekali warga binaan dengan keterampilan dan kemandirian ekonomi, sehingga dapat menjadi bekal setelah mereka selesai menjalani masa pidana.

“Melalui pemasaran produk UMKM di gerai pelayanan publik Kantor Imigrasi Jambi, kami berharap hasil karya warga binaan dapat dikenal lebih luas dan memiliki nilai ekonomi yang nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi, Hubertus Hence, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antarunit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam mendukung program pembinaan narapidana yang berkelanjutan.

“Gerai pelayanan publik Imigrasi dapat menjadi etalase yang tepat untuk memperkenalkan produk UMKM hasil pembinaan warga binaan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui koordinasi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang berkesinambungan antara Lapas dan Imigrasi dalam mendukung pembinaan kemandirian narapidana, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri warga binaan melalui apresiasi atas hasil karya mereka.

Program ini juga diharapkan mampu mendorong perubahan stigma negatif terhadap warga binaan, dengan menampilkan sisi produktif dan kreatif yang dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.