Program BSPS PK RTLH Pagar Alam Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

  • Whatsapp

 

MATTANEWS.CO, PAGAR ALAM – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dijalankan di bulan Juni 2021 lalu, saat ini progresnya sudah mencapai 47 persen.

Bacaan Lainnya

Program yang digulirkan melalui Dana Alokasi Khusus ( DAK) tahun 2021 di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pagar Alam Sumsel ini, menyasar Peningkatan Kualitas (PK) untuk Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH).

Terutama ditujukan di tiga kelurahan di Kota Pagar Alam Sumsel.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPKPP Pagar Alam David Kenedy menyatakan, progres PK RTLH berdasarkan data yang sudah masuk ke DPKPP Pagar Alam.

“Tapi rata-rata tahap pengerjaan fisiknya di lapangan, sudah mencapai 75 persen” ungkap David, Selasa (3/8/2021).

Kabid Perumahan dan PSU DPKPP Wendi Aprizal menuturkan, adanya kuota peningkatan kualitas RTLH bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 76 unit.

Yang mana tersebar di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kuripan Babas 21 unit , Kelurahan Dempo Makmur 25 Unit , dan Kelurahan Alun Dua 30 unit.

“Meskipun di tengah suasana pandemi COVID-19 dan penerapan PPKM, proses pengerjaanya di lapangan tidak terpengaruh,” katanya.

Menurutnya, masyarakat penerima manfaat, hanya menerima bantuan saja.

Yakni berupa bahan dan material dari jumlah anggaran yang diterima sebesar Rp 20 Juta.

Dengan rincian Rp.17,5 juta untuk bahan, dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

Rata-rata pengerjaannya sudah mencapai tahap pengecoran ring balok dan pemasangan atap.

“Kita harapkan di bulan Desember 2021 mendatang, sudah selesai 100 persen. Baik secara fisik maupun berkas administrasi,” ujarnya.

Sementara untuk usulan peningkatan kualitas melalui sumber dana dari BSPS Reguler sebanyak 200 unit , hingga saat ini masih menunggu kepastian kapan akan terealisasi,

“Pada prinsipnya, semakin banyak bantuan stimulan untuk peningkatan kualitas ini, sehingga RTLH di Kota Pagar Alam tidak ada lagi,” katanya.

Ke depannya, pemerintah tinggal fokus pada bantuan swadaya untuk Pembangunan Baru (PB).

Lalu, untuk warga backlog atau dalam satu rumah dua kepala keluarga dan warga tidak mampu yang belum punya rumah sendiri.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait