MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Perang terhadap pelanggaran internal kembali digencarkan Polda Kalimantan Barat. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalbar menggelar inspeksi mendadak bertajuk Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktiblin) di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa (21/4/2026). Dua isu utama jadi bidikan judi online dan narkoba.
Operasi penegakan disiplin ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Provos Bidpropam Polda Kalbar, AKBP Bibit Triyono, bersama tim pemeriksa internal.
Kegiatan dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kalbar Nomor: ST/284/IV/KEP/2026 dan Surat Perintah Kabidpropam Polda Kalbar Nomor: Sprin/505/IV/KEP/2026 tentang pelaksanaan Gaktiblin serentak di jajaran.
*Apel Pagi Dibuka dengan Peringatan Keras*
Gaktiblin dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan apel pagi yang diambil langsung oleh AKBP Bibit Triyono. Di hadapan ratusan personel Polres Kapuas Hulu, ia menyampaikan atensi khusus dari pimpinan Polda Kalbar.
“Ada dua penyakit yang sekarang merusak personel dan institusi judi online dan narkoba. Saya tegaskan, tidak ada ampun bagi anggota yang terbukti terlibat. Ini bukan imbauan, ini perintah,” ucap AKBP Bibit dengan nada tegas.
Ia menekankan bahwa disiplin bukan hanya soal datang tepat waktu, tetapi juga soal menjaga perilaku di dalam maupun luar dinas. Setiap personel diminta menjadi benteng pertama dalam menjaga nama baik Tribrata dan Catur Prasetya.
*Bedah HP Personel, Cari Jejak Judi Online*
Selesai apel, tim Propam langsung membentuk barisan pemeriksaan. Personel diminta mengeluarkan handphone dinas maupun pribadi untuk diperiksa satu per satu.
Tim menyisir aplikasi mencurigakan, riwayat penelusuran, grup chat, hingga mutasi rekening di mobile banking yang mengarah pada transaksi judi online.
Pemeriksaan dilakukan secara acak dan menyeluruh sebagai langkah preventif. Menurut AKBP Bibit, modus judi online saat ini semakin beragam dan menyasar semua kalangan, termasuk aparat penegak hukum.
“Kami tidak mau anggota jadi korban sekaligus pelaku. Pengawasan internal harus lebih ketat dari pengawasan eksternal,” jelasnya.
Selama proses pemeriksaan, suasana berlangsung tegang namun tertib. Personel kooperatif membuka kunci gawai dan mengikuti seluruh prosedur yang diterapkan tim Propam.
*Tes Urine Dadakan: 12 Personel Dinyatakan Negatif*
Agenda krusial lainnya adalah tes urine mendadak. Sebanyak 12 personel dari berbagai satuan fungsi di Polres Kapuas Hulu dipilih secara acak di tempat.
Dengan pengawalan ketat tim Provos dan pengawasan dari Kasi Propam Polres Kapuas Hulu AKP Dedi Mulyadi, ke-12 personel tersebut menjalani tes menggunakan alat Napza Combo 6.
Alat tersebut mampu mendeteksi enam jenis zat narkotika sekaligus, mulai dari amphetamine, methamphetamine, THC, cocaine, opiate, hingga benzodiazepine.
Setelah menunggu beberapa menit, hasil tes keluar: seluruh 12 personel dinyatakan *negatif* narkoba.
Hasil ini disambut lega oleh jajaran Polres Kapuas Hulu. Capaian tersebut menjadi bukti awal bahwa upaya pembinaan internal dan pengawasan melekat yang dilakukan selama ini menunjukkan hasil positif.
*Sikap Tampang dan Administrasi Tak Luput dari Pemeriksaan*
Gaktiblin tidak hanya menyasar judol dan narkoba. Tim Bidpropam juga menegakkan disiplin dasar. Pemeriksaan sikap tampang meliputi potongan rambut, kumis, jenggot, hingga kerapian seragam dinas sesuai Peraturan Kapolri.
Kelengkapan perorangan juga dicek detail. KTA, KTP, SIM, STNK, hingga surat izin memegang senjata api dinas diperiksa masa berlaku dan kesesuaiannya.
Tim menilai, kelengkapan administrasi adalah cermin kesiapan dan tanggung jawab personel sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, tim turut mengecek ruang tahanan dan gudang senjata. Petugas jaga tahanan diingatkan untuk tidak bermain game saat dinas, menjaga kebersihan ruang tahanan, serta menginventarisir barang milik tahanan dengan baik.
*Catatan Evaluasi: Gudang Senpi dan Loker Tahanan Jadi PR*
Meski hasil tes urine negatif dan tidak ditemukan indikasi judi online, tim Propam tetap mencatat beberapa temuan untuk evaluasi.
Pertama, masih ada personel yang sikap tampangnya belum sepenuhnya sesuai ketentuan.
Kedua, kondisi ruang penyimpanan senjata api dinas dinilai belum memenuhi standar dan kebersihannya kurang terjaga.
Ketiga, Polres Kapuas Hulu belum memiliki loker khusus penyimpanan barang milik tahanan.
AKBP Bibit Triyono meminta temuan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Kapolres Kapuas Hulu dan jajaran.
“Yang kurang kita benahi bersama. Jangan menunggu ditegur baru bergerak. Propam hadir untuk mengingatkan, bukan untuk mencari-cari kesalahan,” tegasnya.
*Bagian dari Operasi Berkelanjutan Jaga Marwah Polri*
AKBP Bibit menutup kegiatan dengan menegaskan bahwa Gaktiblin di Polres Kapuas Hulu ini bukanlah kegiatan terakhir.
“Operasi serupa akan terus digelar secara berkala dan mendadak di seluruh polres maupun polsek jajaran Polda Kalbar, “tuturnya.
Tak hanya itu, Ini merupakan bentuk komitmen Kapolda Kalbar untuk menciptakan lingkungan kerja Polri yang bersih, profesional, dan berintegritas.
“Tujuannya jelas, meningkatkan kepercayaan publik dan memastikan setiap anggota Polri layak menjadi pengayom masyarakat, “tuturnya.
Kegiatan Gaktiblin di Mapolres Kapuas Hulu berakhir pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Usai dari Polres, tim Bidpropam Polda Kalbar dijadwalkan melanjutkan sidak ke Polsek Putussibau Utara, Polsek Putussibau Selatan, dan Polsek Kalis.
Ia berharap dengan langkah tegas ini, Polda Kalbar berharap seluruh personel semakin sadar bahwa seragam yang melekat bukan hanya kebanggaan.
“Tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan disiplin dan integritas, “pungkasnya mengakhiri. (*)














