MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Sebelumnya, Proyek Rekontruksi Dinding Penahan Sungai Kelekar Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur belum lama ini telah ditinjau pihak Inspektorat Pemerintah Kota Prabumulih.
Kini Komisi III DPRD Kota Prabumulih melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada lokasi proyek yang tengah dikerjakan tersebut, Rabu (23/8/2023) sore
Proyek Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bersumber dari APBD Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2023 dikerjakan olah kontraktok CV. Tambun Jaya dengan menelan biaya sebesar Rp. 11.043.192.000,.
Kedatangan DPRD Prabumulih Komisi III itu oleh Feri Alwi, Ade Irama, Deliana dan Apriansyah tak lain terkait beberapa dugaan kecurangan atau kelalaian pihak CV Tambun Jaya terkait pengerjaan fisik di lapangan.
Tampak di lapangan, Kepala BPBD dan Staf, Dinas PUPR Kota Prabumulih, Konsultan serta perwakilan pihak kontraktor.
Fery Alwi kala dibincangi awak media mengatakan kehadiran Komisi III ini menjalankan fungsi pengawasan selaku DPRD.
“Itu ada pondasi atau pasangan batu yang berada dibawah aliran sungai, jelas itu salah. Tapi dalam hal ini kontraktor siap memperbaiki,’ ujar Alwi.
Ia juga bersama ketiga rekan sejawatnya, Ade Irama, Deliani dan Apriansyah mengingatkan pihak pemborong harus bekerja sesuai dengan gambar dan RAB.
“Sekarang proyek ini banyak yang mengawasinya, bukan hanya kami tapi masyarakat dan LSM juga wartawan turut memantau dan lain lain. Kembali kami ingatkan proyek ini harus dikerjakan sesuai gambar dan RAB serta selesai tepat waktu tanpa mengurangi kwalitas,” tungkas Luwi sapaan akrabnya.
Ditempat yang sama, Ade Irama politisi Partai Gerinda mengingatkan pihak BPBD dan PU juga konsultan jangan sampai lalai dalam pengawasan.
“Ya pantau terus dan awasi terus, tegur itu kalo dinilai ada kesalahan yang sebagusnya secara tertulis. Proyek ini sangat ditunggu oleh masyarakat prabumulih apalagi pada masa musim hujan nanti, jadi kerjakan dengan benar dan sebaik mungkin,” pungkas Ade.














