BERITA TERKINI

PTM dan PJJ di SMPN 8 Kota Bandung Berjalan Lancar dan Aman

×

PTM dan PJJ di SMPN 8 Kota Bandung Berjalan Lancar dan Aman

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, BANDUNG – Pembelajaran para siswa/siswi SMP Negeri 8 Kota Bandung di masa pandemi Covid-19 berjalan lancar dan aman. Hal tersebut diungkapkan Staf Humas SMP Negeri 8 Kota Bandung, Tri Hastuti.

“Jadi disini (SMPN 8 Kota Bandung) kami membagi jadwal pembelajarannya menjadi dua sesi. Ada jadwa khusus untuk kelas A 8 ,9 dan 7. Misalnya pekan ini seperti sekarang harus kelas 8 semua yang masuk dan itu dibagi menjadi dua sesi, jeda nya itu 2 jam. Jadi misalnya sesi pertama sudah selesai, jeda dulu 2 jam, setelah ruang kelas sudah dilakukan sterilisasi baru sesi selanjutnya bisa masuk. Jadi harus steril dulu (ruang kelas) dan harus kosong tidak ada anak anak (berada di ruang kelas), sudah di sterilisasi baru semua nya boleh masuk,” jelasnya.

Untuk pembelajaran setiap hari nya, kata dia, itu sudah ada pembagiannya, jadi jadwal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan PJJ Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) itu sudah di atur.

“Hari Senin misalnya pelajaran A dan B. Jadi digilir dalam seminggu antara PJJ dan PTM,” ujarnya.

Terkait dengan kendala pembelajaran di masa pandemi Covid-19, lanjut dia, hanya terkendala teknis saja. Seperti jaringan dan kuota internet siswa. Kendati demikian, pihaknya juga memberikan fasilitasi kuota internet.

“Jadi buat mereka (orang siswa/siswi) yang berkendala dalam satu hari mereka boleh kesini untuk konsultasikan dengan gurunya. Misalkan mereka ga bisa (karna ada kendela baik kuota ataupun lainnya), tanyakan kesini boleh untuk mereka ambil lagi materi (pelajaran),” imbuhnya.

“Jadi bila ada kendala baik itu masalah kuota ataupun masalah jaringan, itu mereka boleh datang kesini misalnya, murid yang tidak ada kuota ya boleh menyelesaikan pelajaran nya disini, karena mereka pasti punya tugas setiap minggunya,” sambungnya.

Bahkan waktu itu, ia menambahkan, sempat benar-benar terkendala dengan ponsel pintar. Hingga akhirnya, pihaknya meminjamkan ke siswa.

Alhamdulilah sejauh ini seiring berjalan nya waktu mereka juga mulai menyadari bahwa hp dan kuota itu sudah menjadi kebutuhan terutama di masa pandemi saat ini,” pungkasnya.