BERITA TERKINI

PTMT Kembali Dibuka, SMPN 1 Tulungagung Mempersiapkan Studio Pembelajaran

×

PTMT Kembali Dibuka, SMPN 1 Tulungagung Mempersiapkan Studio Pembelajaran

Sebarkan artikel ini
Kepala SMP Negeri 1 Tulungagung Drs.Sujito, M.Pd (berbaju putih) saat mendampingi Bupati Maryoto Birowo di dalam ruang studio pembelajaran, Rabu (8/9) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNGSekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kabupaten Tulungagung membuat inovasi membuat studio pembelajaran bagi siswa dalam menyongsong dibuka Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kabupaten Tulungagung Drs. Sujito, M.Pd kepada awak media usai kunjungan Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Rabu (8/9/2021) Pagi.

“Jadi begini, dalam menghadapi dibuka kembali PTMT ini, lembaganya sudah melakukan berbagai persiapan, salah satunya adanya studio pembelajaran bagi siswa,” kata Sujito.

“Kita buat studio tersebut guna mempertahankan mutu pendidikan, dan menjaga kwalitas murid selama ini lembaganya dipandang masyarakat itu sekolah favorit, terlebih tadi mendapat Apresiasi dari Pak Bupati,” imbuhnya.

Mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bandung Kabupaten Tulungagung ini menjelaskan dalam menghadapi pembelajaran tatap muka ini segala sarana prasarana telah dipersiapkan.

“Kita sudah membuat pemetaan dan denah, namun demikian sekolah kita ini berbeda dengan lembaga lain karena jumlah murid disini saja ada 1300-an,” terangnya.

“Kita akui, dalam menjaga protokoler kesehatan hanya 20 persen saja berbeda dengan jumlah murid sedikit bisa 100 persen yang penting memenuhi standar aturan gugus Covid-19,” sambungnya.

Menurut Sujito, dengan PTMT ini merupakan sebagai upaya menghindari lost contact antara sekolah dengan murid, karena sudah 2 tahun pandemi melanda sistem pembelajaran melalui daring.

“Selain itu untuk membangun kembali ikatan batin lagi antara murid dengan guru,” ujarnya.

Lebih lanjut Sujito memaparkan sudah dipersiapkan untuk jadwal bagi murid selama PTMT tersebut setiap ruang kelas terisi 18 murid.

“Murid yang masuk akan digilir berdasar absensi, dan tidak memberlakukan sistem shif, namun demikian setiap pembelajaran durasi 120 menit dan usai pembelajaran ruangan kelas akan diseterilkan dilakukan penyemprotan disinfektan,” paparnya.

“Mulai masuk pukul 07.00-09.00 WIB, sama sekali tidak ada jam istirahat, jadi diharapkan para murid dari rumah sudah sarapan (makan pagi red.). Setelah pulang sekolah tetap dilanjutkan dengan sistem daring agar kecerdasan murid terasah kembali,” imbuhnya.

Selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tulungagung memberikan kemerdekaan kepada para wali murid untuk mempertimbangkan ijin masuk atau tidak bagi putra dan putrinya untuk mengikuti PTMT.

“Jika memang masih ragu, silakan hanya mengikuti pembelajaran sistem daring dari rumah, para wali murid juga bisa melihat kondisi putra putrinya jika mengalami kondisi sakit panas, batuk atau bersin alangkah lebih baik dirumah saja,” tukasnya.