MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., mengharapkan masyarakat jangan sampai terpancing isu, pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan terjadi inflasi.
Mantan Sekda Kabupaten Tulungagung mengatakan adapun gejala akan terjadinya inflasi selama ini belum ada. Meski demikian, pihaknya tidak menolak jika terjadinya kenaikan itu bakal terjadi inflasi.
Hal ini disampaikan Maryoto seusai menggelar Rapat koordinasi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dalam rangka Percepatan dan Pengendalian Inflasi di daerah bertempat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso setempat, Kamis (8/9/2022).
“Jangan sampai masyarakat terpancing oleh isu,” kata Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan awak media.
Maryoto menambahkan pasca kenaikan harga BBM, pihaknya memprediksi akan menimbulkan kenaikan inflasi di daerah.
Pihaknya segera menindaklanjuti dengan melakukan pengendalian dan percepatan di bidang pangan harus distabilkan.
“Percepatan di bidang pangan harus segera distabilkan,” tambahnya.
“Selain itu, termasuk kesejahteraan sosial
Adapun kondisi inflasi di Kabupaten Tulungagung masih disesuaikan, lebih lanjut Maryoto menjelaskan bidang pangan dalam percepatan harus distabilkan.
Adapun selama ini ketersediaan beras yang ada di Badan Urusan Logistik (Bulog) Tulungagung masih cukup.
“Ada 9.400 ton stok Bulog, kita nilai masih cukup,” ucapnya.
Pada saat disinggung terkait beberapa Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum di Tulungagung banyak mengantre, Maryoto menjawab secara lugas dan bijak.
“Kita ikuti saja prosedurnya, wong gak telat kok (Tidak ada keterlambatan.red),” tukasnya.














