MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Ecoprint merupakan teknik memberikan warna dan motif pada kain dengan menggunakan bahan alami. Dalam proses pembuatan membutuhkan media berupa tumbuhan, baik itu daun maupun bunga.
Hal ini disampaikan Sita Yulianita Yoki Malinton Kurniafari disela-sela Peringatan Hari Jadi Dekranas ke-42 bertempat di Gedung Dekranasda Kabupaten Tulungagung, Rabu (30/3/2022).
“Jadi begini, ecoprint itu menggunakan bahan alami, sangat ramah lingkungan, disamping harganya tinggi,” kata Istri Dandim 0807 Tulungagung.
“Apalagi saat ini trend busana ecoprint saat ini kian menanjak,” imbuhnya.
Dia mengaku tertarik karena memandang lebih ramah lingkungan dibanding dengan cara sintetis. Karena, seluruh proses pembuatannya hanya mengggunakan bahan baku dari alam. Mulai dari pembuatan motif batik hingga tahap pewarnaan.
Kain ecoprint yang dihasilkan tidak hanya menarik dari segi tampilan, namun juga memiliki nilai seni sangat tinggi karena mereplika tumbuhan kedalam kain.
“Sebenarnya sebelum mengikuti suami bertugas di Tulungagung, saya sudah mengenal ecoprint. Namun, untuk disini (Tulungagung.red) ecoprint sangat bagus,” terangnya.
“Iya benar, akhirnya saya memperdalam teknik ecoprint El Hijaaz beralamat di Dusun Tambak Kembang Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung,” sambungnya.
Lebih lanjut istri Dandim 0807 Tulungagung menjelaskan, berat sentuhan tangan dingin pemilik El Hijaaz Boutique & Craft Elis Zulva Mastuti beberapa motif ecoprint telah ia hasilkan.
“Iya benar, sentuhan dingin sang mentor ibu Elis ini sangat luar biasa terlebih dengan sabar dan ulet dalam mengajar nya, sehingga beberapa teknik sudah saya kuasai sekarang,” terangnya.
“Merupakan kearifan lokal, hal itu semakin mencintai ecoprint, untuk favorit warna putih paling saya suka,” sambungnya.
Semakin berkreatif dan berinovatif, lebih dalam Sita memaparkan, pengrajin ecoprint dalam dalam menghasilkan karya sehingga memiliki suatu karya seni yang nilainya sangat tinggi.
“Saya berharap para pengrajin ecoprint di Tulungagung semakin kreatif dan inovatif sehingga selalu menghasilkan motif ecoprint yang memiliki nilai seni yang tinggi,” paparnya.
“Selamat pada Dekranas yang merayakan hari jadi ke-42, dengan tema Semangat bertahan, Perajin Berdaya Saing,” tukasnya.














