MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Gelaran rapat Paripurna ke 8 MP II yang dihadiri dari berbagai fraksi-fraksi dari seluruh partai memberikan pandangan dan masukan, juga dihadiri oleh Walikota Palembang yang di laksanakan di ruang rapat di gedung DPRD kota Palembang jalan Gubernur H A Bastari, 15 Ulu, SU 1 Palembang, Senin (30/3/2026).
Pemerintah Kota Palembang mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp4,87 triliun atau 92,29 persen dari target Rp5,28 triliun. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja pemerintah daerah.
Ketua DPRD Kota Palembang, Ali Subri mengatakan bahwa hari ini dilakukan rapat paripurna guna pembangunan kota Palembang jadi lebih baik.

“Semua itu pandangan dari fraksi-fraksi dan untuk pembahasan LKPJ 2025 ini kinerja, jangan salah ya kinerja OPD, lain dengan Laporan Pertanggung Jawaban Walikota, nanti setelah ini baru Laporan Pertanggung Jawaban Walikota khusus bagian keuangan,” jelas Ali Subri, usai Rapat Paripurna ke 8 MP II, Senin 30 Maret 2026.
Menanggapi laporana kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ali Subri mengatakan bahwa akan menilai OPD mana yang ada kurang dan yang bagus.
“Masalah pembahasan LKPJ 2025 ini, kita (DPRD kota Palembang) akan menilai kinerja OPD-OPD mana yang kurang, kita akan kasih masukan, juga kalau sudah bagus kita kasih juga masukan lebih bagus lagi untuk kedepannya, karena tidak terlepas legislatif dan eksekutif harus sejalan, apalagi saya DPRD kota Palembang harus sinkron dengan Walikota,” ujarnya.
Ali Subri mengatakan setelah pembahasan di komisi-komisi kinerja, OPD nanti akan diberikan masukan-masukan.

“Kita dari DPRD kota Palembang, setelah ada pembahasan di komisi kinerja, nanti ada masukan-masukan, juga tadi ada masukan kerusakan jalan, inshaAllah, ini kita kasih masukan ke Walikota, lalu lampu jalan yang mati ini juga sudah jalan, Palembang terang benderang,” ujarnya.
Ali Subri juga menambahkan terkait sampah di kota Palembang, pembangunan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) itu sudah diperbagus.
“Lalu terkait sampa, cobalah kalian jalan ke TPA-TPA itu sudah bagus, pembangunan sudah berjalan sejak dulu, lalu masalah banjir kita dorong juga, ini juga bukan masalah pemerintahan kota Palembang saja, tapi masyarakatnya juga, RT nya, Lurahnya dan lain-lain harus ada kerja sama yang baik dan efektif,” tandasnya.














