Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co– Forum Diskusi Pemuda Sumatera Selatan mengadakan mengadakan diskusi santai dengan sosok Sekda Palembang. Di dalam diskusi tersebut Sekda juga membuat sebuah karya buku yang disusun mengenai perjalanan karirnya. Sekda berpesan juga untuk adik-adik aktivis dan pemuda untuk memiliki sikap idealisme yang tinggi.
“Jangan pernah tinggalkan sikap idealisme dalam mengawal pembangunan. Setiap pemuda harus punya idealisme terkonsep yang tinggi. Punya konsep dan punya gagasan dalam berorganisasi demi tercapainya pembangunan di Kota ini,” ucap Sekda Palembang sekaligus juga aktivis Sumsel Drs Ratu Dewa MSi saat ditanyai usai kegiatan di kafe Om dut Kamis (10/9).
Lebih jauh ia juga mengatakan, kegiatan ini sendiri merupakan sebuah bentuk inspirasi bagi kaum muda. Dimana ia menapak dari bawah hingga menjadi seorang Sekda di Palembang. Di dalam buku yang dibuat juga tertuang beberapa prinsip yang harus ada dalam tiap diri para aktivis.
“Serta tak kalah penting juga doa dan restu dari orang tua. Saat saya wisuda dahulu ibu saya berkata. Kamu akan jadi seperti orang yang berbicara didepan. Saat itu yang berbicara adalah seorang Sekda. Tapi beberapa puluh tahun kemudian perkataan ibu saya terwujud,” jelas dirinya.
Sementara itu ketua Forum Diskusi Pemuda Sumatera Enho Ramadhan mengatakan kegiatan ini merupakan forum silaturahmi berupa bincang tokoh dan aktivitis,PMII, GAMKI, KMHDI, IPTI, HPP Muratara, dan Influencer jg youtuber serta selebram juga datang. Selain sebagai ajang bertemu juga membuka yang sebesar pintu untuk bertemu dan berkenalan dengan Sekda sendiri. Jadi di kegiatan ini dibuat sahabat ratu dewa. Dimana ada kaum buruh juga berbagai aktivitas merupakan sahabat RD semua.
“Jadi bang RD sendiri milik semua lapisan masyarakat yang dapat membaur. Kegiatan ini sendiri
murni bincang tokoh dan aktivitis tanpa ada unsur politik di dalamnya,” ulas dia.
Kedepannya akan diadahkan kembali bincang tokoh lainnya. Akan ada Pak ilyas Panji Alam untuk kegiatan bincang tokoh selanjutnya.
“Menjadi ajang silaturahmi aktivis dan pemuda. Ada komunikasi lanjutan bagi pemuda dalam membangun silahturahmi tergantung dari keinginan masing-masing OKP itu sendiri. Kami hanya membukakan ruang saja bagi para kawan-kawan,” ungkapnya.
Editor : Chitet














