Reporter : Nasir
BANYUASIN, Mattanews.co – Ratusan ribu Kepala Keluarga (Rumah Tangga) di Kabupaten Banyuasin masuk dalam kategori miskin baru (misbar) dan miskin lama (mislam) terdata sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tengah wabah Covid-19.
Jumlah tersebut berdasarkan hasil pendataan, verifikasi dan validasi data ‘by Name by Address’ yang telah selesai dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat Rukun Tetangga, Kades, Lurah, Kecamatan sampai ke Kabupaten.
Total KK yang mendapatkan bantuan sebanyak 124.595 Kepala Keluarga/Rumah Tangga (RT).
Dengan rincian, Penerima PKH 28.229 KK, Penerima BSP 17.245 KK, Perluasan BSP 15.816 KK, Bansos Tunai 15.901 KK, sehingga total 78.191 yang bisa disebut dengan istilah Miskin lama (Mislam). Lalu ditambah jumlah Miskin Baru (Misbar) 47.404 rumah tangga.
“Dari hasil pendataan yang telah selesai dilakukan secara berjenjang, tercatat 47.404 rumah tangga miskin baru yang tersebar di 288 desa, 17 Kelurahan di 21 Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin,” ucap Bupati Banyuasin Askolani melalui Sekretaris Daerah Senen Har, Kamis (30/4/2020)
Para KK misbar akan mendapat BLT yang bersumber dari Dana Desa sebanyak 31.037 rumah tangga. Serta BLT BB (APBD Kabupaten) sebanyak 16.367 dengan rincian di Kelurahan 10.392 RT dan Desa 5.975 RT.
Lalu, untuk 78.191 Miskin Lama akan mendapatkan bantuan rutin reguler dari Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI.
Yang penyalurannya melalui transfer ke rekening masing-masing penerima manfaat di Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Nasional Indonesia (BNI) dan Kantor Pos.
Sedangkan 47.404 KK misbar yang akan mendapatkan BLT dari Dana Desa dan APBD Kabupaten Banyuasin, penyalurannya menggunakan Rekening Bank SumselBabel.
Misbar akan mendapatkan bantuan tunai langsung sebesar Rp600.000 per bulan selama 3 bulan. Mulai bulan April, Mei dan Juni 2020, atau Rp 1.800.000 selama tiga bulan.
“Dana yang dianggarkan sebesar Rp 85.426.600.000, yang berasal dari APBD Kabupaten sebesar Rp 29.460.000.000 dan Dana Desa Rp 55.866.600.000,” ujarnua.
Jika sesuai rencana dan tidak ada halangan, diperkirakan bantuan ini akan diberikam dalam minggu ini.
Karena sejauh ini, pihak bank tengah mempersiapkan rekening masing-masing penerima manfaat. Terutama untuk rumah tangga miskin baru dampak covid 19.
“Bank SumselBabel cabang Pangkalan Balai saat ini, tengah membuat rekening bagi 47.404 miskin baru, jika rekeningnya selesai langsung dibagikan,” ungkapnya.
Jika kemungkinan masih ada yang warga miskin yang belum terdata, jelas Senen, Pemkab Banyuasin sesuai arahan Bupati dan Wabup tengah merancang langka atau opsi-opsi lain.
Ini dilakukan demi membantu masyarakat, karena wabah ini tidak tahu kapan berakhirnya.
“Namun kita berharap semuanya sudah terdata, sehingga tidak perlu opsi lain dan wabah ini segera berakhir,” ujarnya.
Pemkab Banyuasin terus bekerja memikirkan hal yang terbaik bagi masyarakat Banyuasin.
Mulai dari upaya pencegahan Covid-19 ini, agar tidak menyebar membayakan masyarakat dengan menggerakan semua pihak TNI, Polri.
Termasuk para tenaga medis, camat,kades, lurah hingga relawan hingga memikirkan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Semua bergerak, Jadi kami Pemkab Banyuasin yang tergabung dalam gugus tugas ini siang malam bekerja untuk hal ini. Kalau masih ada yang bilang tidak serius, itu sangat keterlaluan dan mungkin sudah tidak punya hati nurani lagi,” katanya.
Senen juga mengajak semua pihak untuk secara bergotong royong membantu masyarakat.
“Sesuai dengan instruksi Bupati Banyuasin, kita hadapi covid 19 ini secara bergotong royong bersama-sama, artinya lakukan apa yang kita bisa, yang mampu bantu beras silahkan,” ungkapnya.
Seperti membantu semprot disinfektan, masker atau mau buat dapur umum.
“Bukan waktunya untuk menyalahkan namun berbuatlah yang terbaik demi masyarakat,” ujarnya.
Editor : Nefri














