Reporter : Rachmat Sutjipto
OGAN KOMERING ILIR, Mattanews.co – Dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa (BLTD) sebesar Rp600.000, aparatur Pemerintahan Desa Sungai Pasir Kecamatan Cengal mengutamakan warga yang berusia senja untuk menerima langsung dirumah.
Sejumlah perangkat desa, mengantarkan sendiri ke penerima, nila memang warga tersebut tidak bisa datang ke Balai Desa selayaknya warga lainnya.
Kepala Desa Sungai Pasir Deli Alpa didampingi Sekretaris Ahmad Jaya mengatakan, mengantar langsung bantuan ke rumah bagi warga tidak mampu, merupakan kebijakan dirinya yang disepakati unsur pemdes lainnya.
Untuk tahap pertama, sebanyak ratusan penerima yang dicover anggaran dana desa.
“Pembagian BLTD dilaksanakan di Balai Desa, kecuali bagi warga yang tidak mampu datang, kami antar langsung. Bantuan sebesar Rp600.000 tanpa dipotong biaya lainnya ini, diperuntukkan bagi 186 penerima,” ujarnya, Senin (11/5/2020).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten OKI Nursula menuturkan, dana BLTD berasal dari 25-35 persen Dana Desa Tahun Anggaran 2020.
Menurutnya, pendataan relawan desa yang sebelumnya telah di musyawarahkan melalui Musdes. Yang kemudiaan dituangkan dalam Perkades yang disahkan oleh camat setempat.
“Dari 314 desa yang telah menerima transfer dana desa ke Rekening Kas Desa (RKD) sebanyak 232 desa dan sudah mulai mencairkan dana desa Tahap I. Sedangkan sisanya tahap proses verifikasi sedang berlangsung,” ucapnya.
Nursula mengungkapkan, penetapann penerima bantuan memegang prinsip kehati-hatian.
Pihaknya menekankan kepada aparatur bahwa penyaluran jangan diselewengkan.
Ia juga menyebutkan penerima BLTD harus memiliki beberapa kriteria. Yakni kehilangan mata pencaharian, punya penyakit menahun atau kronis, belum terdata sama sekali mendapatkan BLT DD dan belum masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kita terus mengawal BLTD ini. Di sejumlah desa di Kecamatan Cengal seperti Desa Sungai Ketupak, Kuala Sungai Pasir, juga desa Pantai Harapan, sudah melakukan hal yang sama. Kinerja perangkat desa kami berikan apresiasi setingginya,” katanya.
Meski dilaksanakan penyaluran BLTD ini, namun ia mengatakan tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk menghindari kerumunan dan mengikuti aturan lainnya,
“Physical dan Social Distancing harus tetap terjaga disaat salurkan bantuan tunai. Beberapa aparatur desa menerapkan mengantarkan langsun bantuan kerumah penerima,” katanya.
Editor : Nefri














