BERITA TERKINI

Realisasi Penyaluran Beras SPHP Bulog Jambi Capai 11 Ribu Ton, Tertinggi Kedua secara Nasional

×

Realisasi Penyaluran Beras SPHP Bulog Jambi Capai 11 Ribu Ton, Tertinggi Kedua secara Nasional

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Perum Bulog Kanwil Jambi mencatat realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 4 September 2025 telah mencapai 11.085 ton dengan melibatkan 684 mitra SPHP. Angka tersebut setara dengan 40 persen dari total target penyaluran tahun 2025 yang ditetapkan untuk periode Januari hingga Desember.

Capaian ini menempatkan Bulog Kanwil Jambi pada posisi tertinggi kedua secara nasional dalam hal persentase realisasi penyaluran SPHP, Kamis (4/9/2025).

Bulog terus menggencarkan distribusi beras SPHP melalui berbagai jalur, antara lain pedagang pengecer di pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM), kios pangan, TNI/Polri, Koperasi Desa Merah Putih, outlet BUMN, ritel modern, hingga Rumah Pangan Kita (RPK). Langkah tersebut dilakukan guna menekan laju kenaikan harga beras sekaligus memastikan stabilisasi pasokan di pasar.

Pemimpin Wilayah Bulog Jambi, Ali Ahmad (Aan), menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kualitas beras SPHP sesuai dengan petunjuk teknis dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Kami maksimalkan sesuai dengan SOP yang diberikan Bapanas. Prosedur-prosedur dan juknis itu yang kami pegang dan kami lakukan. Untuk menjamin semua beras yang keluar adalah berkualitas baik, setiap beras SPHP dilakukan pemeriksaan kualitas sebelum dikeluarkan dari gudang,” ujar Aan.

Aan menambahkan, Bulog memiliki sistem pemeliharaan stok beras secara berkala, baik per satu bulan, tiga bulan, enam bulan, maupun lebih, untuk memastikan kualitas tetap terjaga selama penyimpanan di gudang.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jika masyarakat menemukan beras SPHP yang kualitasnya tidak sesuai standar, dapat langsung melakukan penukaran di gudang Bulog.

“Beras yang ditemukan rusak bisa ditukar. Itu jaminan kami agar masyarakat mendapatkan beras layak konsumsi,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman saat meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu untuk melaporkan dan menukar beras SPHP yang dianggap rusak.

“Kalau ditemukan beras yang rusak, tukar saja langsung. Meskipun kemasannya sudah dibuka, kalau berasnya rusak tetap bisa ditukar dan diganti oleh Bulog,” ujar Mentan.

Dengan capaian tinggi ini, Bulog Kanwil Jambi diharapkan mampu terus menjaga ketersediaan beras SPHP berkualitas di pasaran, sehingga gejolak harga pangan dapat ditekan dan masyarakat tetap mendapatkan akses beras dengan harga terjangkau.