MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, didampingi Wakil Bupati H.Gatut Sunu Wibowo, SE, membuka dimulainya pelaksanaan reboisasi di Jalan Lintas Selatan (JLS) Simpang Pantai Brumbun Desa Ngrejo Kecamatan Tanggunggunung, Jum’at (24/12/2021).
Bupati Maryoto mengatakan, dalam mewujudkan Tulungagung pro iklim, hal terpenting adalah melakukan reboisasi dengan penanaman pohon di hutan yang sudah gundul, tujuannya mengembalikan fungsi hutan.
“Jadi begini, dengan semangat reboisasi ini kita jadikan di wilayah selatan Tulungagung menjadi pro iklim, dengan penanaman pohon kembali sehingga tumbuhan rindang membuat semakin berkembang,” kata Maryoto.
Menurut Bupati Maryoto, manfaat dari reboisasi itu, sebenarnya mencegah terjadinya erosi tanah, yang bisa disebabkan pengaruh dari angin maupun air hujan secara terus-menerus.
Selain itu, guna melestarikan kesuburan tanah dan bisa dijadikan sebagai lahan pertanian, disamping menjaga struktur tanah agar tidak rusak.
“Kalau kita tidak mulai sekarang, lantas kapan lagi?, Lantas apa yang kita wariskan kepada anak cucu kita kelak?,” tambah Maryoto disambut tepuk tangan dari para undangan itu.
Maryoto juga menjelaskan, semangat reboisasi merupakan tanggungjawab semua stakeholder, guna menjaga ekosistem lingkungan.
Hal ini pernah pihaknya lakukan di daerah Pucanglaban, yang notabene lebih gersang dibanding daerah itu.

“Reboisasi kali ini, kita menanam bibit tanaman yang memiliki nilai ekonomis dan juga tanaman murni untuk penghijauan,” terangnya.
“Contoh di Pucanglaban kita laksanakan reboisasi penanaman bambu. Kenapa harus bambu karena sifatnya dapat menyimpan air. Penanaman bambu tersebut sudah 3 tahun lalu dan sekarang bisa dilihat, maka dari itu begitu penting Reboisasi kita lakukan,” ungkapnya.
Lebih dalam Maryoto memaparkan, setelah penanaman pohon bukan hanya sekedar seremonial dan sesaat saja, namun hal paling penting adalah dijaga dan dipelihara, serta menjadi tanggungjawab semua seluruh lapisan masyarakat.
“Iya benar, kelanjutannya maka saya harapkan semua stakeholder lingkungan hidup, tetap menjaga dan memeliharanya agar ekosistem lingkungan tetap terjaga,” paparnya.
“Dengan demikian, dapat mewujudkan Tulungagung Pro iklim, dalam artian mengendalikan iklim dengan tumbuhan berkembang baik, salah satunya reboisasi, karena bagus, sehingga bisa dikendalikan maka iklim seimbang,” tandasnya.
Pantauan mattanews.co dalam pelaksanaan reboisasi di JLS Simpang Brumbun ini secara simbolis Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo, MM, didampingi Wakil Bupati H.Gatut Sunu Wibowo, SE, bersama Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf Yoki Malinton Kurniafari memberikan bibit pohon secara simbolis kepada relawan lingkungan hidup. Selanjutnya, melakukan penanaman pohon dengan stakeholder terkait.
Reboisasi tersebut juga dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, Baznas, Ansor NU, Forkopimcam Tanggunggunung, Forkopimcam Besuki, Kepala Desa Ngrejo, Kades Besole dan para relawan lingkungan hidup dan undangan lainnya.














