BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Refleksi HUT Ke 112, DPRD Kota Malang Bersama Eksekutif Komitmen Prioritaskan Kepentingan Masyarakat

×

Refleksi HUT Ke 112, DPRD Kota Malang Bersama Eksekutif Komitmen Prioritaskan Kepentingan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Rapat Paripurna Peringatan HUT ke 112 DPRD Kota Malang yang berlangsung di gedung sidang pada Selasa (31/3/2026).

Agenda tersebut merupakan bagian refleksi sekaligus penguatan komitmen lembaga legislatif dalam meningkatkan kinerja dan sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa di usia yang ke-112 tahun ini, DPRD berupaya menjadi mitra strategis yang solid bagi eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pastinya kami sebagai penyelenggara pemerintahan daerah Kota Malang, bersama-sama eksekutif berharap menjadi partner yang baik, kita memiliki sinergi yang baik menjadi titik balik refleksi kami selama hampir 2 tahun bekerja apa yang menjadi tidak kesempurnaan, kemudian evaluasi-evaluasi harus kita perbaiki kedepannya,” ujarnya.

Amithya mengakui bahwa kinerja lembaganya belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi masyarakat. Oleh sebab itu diusia ke-112 kali ini merupakan titik penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kalau bicara kepuasan masyarakat, tentu masih banyak yang harus diperbaiki. Kami sadar belum sepenuhnya memenuhi harapan,” tegasnya.

Kendati demikian, refleksi internal telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir, mencakup fungsi legislasi, penganggaran, hingga pengawasan. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa kritik publik masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus dijawab dengan langkah konkret.

“Saya kira dengan berbagai macam faktor pastinya masih banyak PR kami, mudah mudahan masyarakat dapat membantu kami memberikan evaluasi, kritik membangun untuk kami sehingga senantiasa berbenah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, terkait dengan menampung aspirasi masyarakat di usia ke -112 DPRD Kota Malang telah menyiapkan berbagai teknologi digital.

“Sebetulnya dikanal sosial media itu bisa menjadi platform ya, bisa memfasilitasi masyarakat baik itu melalui Instagram, YouTube, TikTok dan lainnya, tetapi dengan cara konvensional seperti bersurat juga bisa, kemudian dengan cara nonformal lebih kepada masing-masing anggota dan pimpinan DPRD juga bisa,” terang politisi PDI-P.

Pihaknya juga membuka ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhan dalam menyampaikan aspirasinya.

Terkait dengan segala bentuk evaluasi tersebut, Amithya menyebut akan lebih masif untuk mensosialisasikan apa yang telah dikerjakan.

“Mungkin kita akan lebih masih mensosialisasikan apa yang sudah kami kerjakan ya, sehingga masyarakat mendapatkan informasi bahwa ada kebijakan-kebijakan yang sekiranya berimbas ke masyarakat agar lebih baik lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menyampaikan bahwa pentingnya penguatan sinergi antara legislatif dan eksekutif.

Pihaknya juga berharap DPRD dapat menjalankan perannya secara optimal sebagai penyambung aspirasi masyarakat.

“DPRD harus menjadi lidah rakyat. Aspirasi masyarakat harus diterjemahkan menjadi kebijakan yang nyata dan tepat sasaran,” katanya.

Menurut Ali, pada refleksi 112 tahun ini harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kualitas demokrasi di tingkat lokal.

“Kalau Kota Malang refleksinya sesuai tema kita bahwa ‘Ngalam’ tuntas, bergerak tuntas sesuai dengan arah pembangunan Kota Malang yang sudah menjadi tanggung jawab kami di RPJMD pada visi misi akan kami tuntaskan,” tegas Ali.

Bahkan di usia ke 112 Kota Malang, Wawali terus memperbaiki kinerjanya dan selalu terbuka terhadap kritik dan masukan.

“Pada momen ke 112 Kota Malang, kami akan terus memperbaiki kinerja kami, dan terbuka terhadap semua kritik maupun masukan kepada kami, terutama dari DPRD kami harapkan menjadi moral demokrasi sekaligus menjadi aspirasi sebagai lidah masyarakat untuk arah pembangunan,” tandasnya.