MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dalam rangka Rekrutmen anggota Polri tahun 2023 ini, pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali memanggil putra putri terbaik untuk ikut serta menjadi anggota Polri melalui rekrutmen yang berjargon Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH).
Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo mengatakan, bagi remaja maupun adik-adik yang baru lulus sekolah menengah atas di kota Palembang umumnya di Sumsel yang berminat untuk menjadi anggota Polri, Baik Perwira, Bintara maupun Tamtama harus mempersiapkan diri dengan baik mulai dari metal, Fisik, Kesehatan, Akademik hingga psikologi.
Ia pun mengungkapkan, Polda Sumsel dalam rekrutmen calon anggota Polri tahun ini mendapatkan kuota sekitar 400 orang terdiri dari Polki maupun Polwan baik dari Perwira, Bintara maupun Tamtama.
“Karena dalam proses rekrutmen anggota Polri dilakukan secara bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, sesuai dengan taglinenya yakni BETAH. Artinya dalam proses rekrutmen dilakukan secara objektif tanpa adanya permainan, ataupun suap yang bisa meloloskan calon menjadi anggota Polri dengan bayaran,” ungkapnya kepada wartawan.
Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo berpesan kepada peserta maupun orang tua yang anaknya ikut mendaftar calon anggota Polri untuk tidak percaya kepada orang ataupun oknum yang bisa meloloskan anaknya menjadi anggota Polri dengan membayar sejumlah uang.
“Abaikan semua bujuk rayu dan iming-iming yang bisa meloloskan karena itu bohong. Bisa dikatakan penipuan kalau ketahuan pasti akan diberikan sanksi pidana. Masuk Polisi gratis tidak ada pungutan biaya satu rupiah pun,” tegas Alumni Akpol 96 ini.
Lebih lanjut dikatakan Sudrajad, peserta harus percaya diri dengan kemampuannya masing-masing, jangan percaya kepada oknum, kepada calo. Melalui rekrutmen baik dan benar pasti akan menghasilkan sumber daya manusia Polri yang baik juga tentunya profesional dalam menjalankan tugas sebagai polisi kedepannya.
“Dalam proses rekrutmen anggota Polri kami juga membutuhkan peran pengawas eksternal, maupun internal termasuk rekan rekan media yang juga ikut mengawasi proses rekrutmen anggota Polri,” bebernya.
Untuk tahapan-tahapan seleksi maupun serangkaian tes calon anggota Polri sendiri dimulai dari pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan administrasi, uji psikologi, tes akademik, tes jasmani.
“Tidak ada yang bisa bantu, kecuali dirinya sendiri, jangan percaya calo, resiko siap ketipu,” tutup Bapak berpangkat tiga melati ini.














