BERITA TERKINI

Rencana Aksi Demo Aliansi Pemalang Bersatu Dapat Tanggapan dari LSM Harimau

×

Rencana Aksi Demo Aliansi Pemalang Bersatu Dapat Tanggapan dari LSM Harimau

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PEMALANG — Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemalang Bersatu pada 4 September 2025 mendatang, menuai perhatian dari berbagai pihak.

Aksi tersebut direncanakan berlangsung di depan Pendopo Kabupaten Pemalang, sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan kritik terhadap kinerja pemerintah daerah.

Aliansi ini menyuarakan sejumlah isu strategis yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Pemalang, seperti pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan, serta dorongan agar tata kelola pemerintahan menjadi lebih maju dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Meski penyampaian pendapat di muka umum dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, pelaksanaan demonstrasi tetap harus memperhatikan aturan hukum yang berlaku serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Menanggapi rencana aksi tersebut, Ketua DPC LSM Harimau Pemalang, Edi Suprayogi, menyatakan dukungannya terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Namun ia juga mengingatkan agar aksi tetap dilakukan secara damai dan tidak merusak fasilitas umum.

“Kami menghormati teman-teman yang akan menyampaikan aspirasi. Tapi saya harap aksi tersebut tetap dalam koridor yang damai, jangan sampai anarkis atau merusak fasilitas umum,” ujar Edi saat ditemui di Markas LSM Harimau, Selasa (2/9/2025).

Lebih lanjut, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga insan pers, untuk bersama-sama menjaga suasana Pemalang tetap aman dan kondusif selama aksi berlangsung.

“Kita percaya bahwa teman-teman dari Aliansi Pemalang Bersatu memiliki niat baik untuk membangun Pemalang. Oleh karena itu, meskipun turun ke jalan, kami yakin mereka tetap menjunjung tinggi ketertiban dan keamanan,” pungkasnya.

Pihak kepolisian dan aparat keamanan juga diharapkan dapat melakukan pengawalan secara humanis, untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan tanpa adanya gesekan di lapangan.