MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima bantuan sebanyak 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bantuan tersebut disalurkan kepada para tukang becak di Kabupaten Sidoarjo dan diserahkan secara simbolis di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (21/1/2026).
Program becak listrik ini merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo terhadap kesejahteraan para penarik becak, khususnya mereka yang telah lanjut usia dan masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah. Melalui bantuan tersebut, pemerintah berharap beban kerja tukang becak dapat berkurang serta pendapatan mereka meningkat.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran becak listrik bertujuan untuk meringankan pekerjaan tukang becak, memperpanjang jam operasional, dan meningkatkan penghasilan. Selain itu, penggunaan becak listrik juga mendukung upaya pemerintah dalam mendorong transportasi yang ramah lingkungan.
Bantuan becak listrik ini merupakan bagian dari tahap awal pengadaan 10.000 unit becak listrik secara nasional yang dimulai pada tahun 2025. Ke depan, Presiden Prabowo juga menginstruksikan PT Pindad untuk memproduksi tambahan 70.000 unit becak listrik dengan target penyelesaian pada tahun 2027.
Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengingatkan para penerima manfaat agar menjaga dan merawat becak listrik dengan baik. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak boleh diperjualbelikan dan akan dilakukan pendataan serta pemantauan secara berkala.
“Kami akan melakukan pendataan dan absensi setiap tiga bulan agar tidak terjadi pengalihan bantuan. Becak listrik ini harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” tegas Mimik.
Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua Umum Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen TNI (Purn) Teguh Arif Indratmoko, perwakilan organisasi sayap Partai Gerindra Tunas Indonesia Raya (TIDAR), pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo, serta anggota DPRD Sidoarjo.
Sementara itu, Ketua Umum GSN Teguh Arif Indratmoko menjelaskan bahwa bantuan becak listrik merupakan program Presiden Prabowo melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional yang bergerak di bidang sosial dan pengentasan kemiskinan.
“Program ini bukan untuk mengambil alih peran pemerintah, melainkan mengisi celah-celah yang belum terjangkau. Salah satunya adalah pengentasan kemiskinan melalui pemberian becak listrik kepada para penarik becak,” jelasnya.
Para tukang becak menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Mereka menilai becak listrik sangat membantu meringankan pekerjaan dan memberikan harapan untuk tetap produktif di usia lanjut.
Hal senada disampaikan Endro (80), tukang becak asal Kecamatan Wonoayu. Ia mendoakan agar Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan.
“Terima kasih Pak Presiden. Semoga panjang umur, sehat selalu, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.














