BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHAN

Saat Cahaya dan Rumah Layak Tak Lagi Sekadar Impian Waris

×

Saat Cahaya dan Rumah Layak Tak Lagi Sekadar Impian Waris

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, OKI – Bagi Waris (39), Desember 2025 akan selalu dikenang sebagai bulan penuh keajaiban. Di sebuah rumah sederhana berdinding papan di Desa Cahya Makmur, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, buruh harian lepas ini tidak hanya menyambut kelahiran anak keduanya, tetapi juga berakhirnya masa-masa gelap yang menyelimuti keluarganya bertahun-tahun.

Selama ini, rumah tersebut hanya mengandalkan aliran listrik “numpang” dari tetangga sebuah kondisi yang tidak hanya tidak nyaman, tapi juga berisiko.

Namun, melalui program Light Up The Dream dari PT PLN (Persero) UP3 Tugu Mulyo, secercah cahaya mandiri kini resmi berpijar di kediaman Waris.

“Alhamdulillah, terima kasih. Keluarga saya dibantu, mudah-mudahan berkah. Listrik ini menyala berbarengan dengan kelahiran anak kedua saya pada bulan Desember lalu,” ujar Waris lirih dengan raut wajah penuh syukur saat ditemui pada Senin (2/3/2026).

Kini, setiap kali malam tiba di Lempuing, anak-anak Waris tak lagi harus berebut cahaya remang. Di bawah pendar lampu yang stabil, mereka kini punya kesempatan untuk belajar lebih nyaman, menjemput mimpi yang jauh lebih terang dari masa lalu ayahnya.

Kebahagiaan ayah dua anak ini kian lengkap. Sore itu, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi, bersama Ketua TP PKK OKI, Ike Muchendi, datang membawa kabar baik: rumah kayu miliknya segera dipugar melalui Program Rumah Layak Huni Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKI.

Di sela kunjungan tersebut, Bupati Muchendi menyampaikan pesan mendalam mengenai kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, PLN, Baznas, serta aspirasi legislatif dari Anggota DPR RI, Dewi Yustisiana.

Politisi muda Partai Demokrat ini menegaskan pentingnya bantuan sebagai bentuk tanggung jawab negara.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Bantuan rumah layak huni dan sambungan listrik gratis ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih bermartabat,” ujarnya.

Bagi Bupati Muchendi, akses terhadap hunian dan energi merupakan fondasi bagi kemajuan sebuah keluarga. Ia meyakini bahwa tanpa dua hal dasar tersebut, upaya mendorong pendidikan, kesehatan, dan produktivitas ekonomi keluarga akan sulit tercapai.

Menutup kunjungannya, Muchendi menitipkan harapan agar sinergi ini tidak berhenti di rumah Waris saja.

“Kami siap mendukung dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Harapannya, semakin banyak warga yang terbantu, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara bertahap dan merata,” pungkasnya.