BERITA TERKINI

Sambangi Kantor Media Cyber, Wabup Tulungagung Sebut Soal Penanganan dan Pengentasan Kemiskinan

×

Sambangi Kantor Media Cyber, Wabup Tulungagung Sebut Soal Penanganan dan Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., (kanan) saat mendengarkan paparan Pimpinan Redaksi Media Cyber Asia Federasi M. Aminun Jabir di kantor media setempat, Senin (7/3) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., menyambangi kantor Media Cyber Asia Federasi beralamat jalan Iswahyudi Nomor 23 Dusun Ringinputih, Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Senin (7/3/2022) Pagi.

Kunjungan orang nomor 2 di Tulungagung itu sebenarnya dalam rangka memberikan ucapan selamat kepada salah satu wartawan Asia Federasi yang belum lama ini melangsungkan pernikahan.

“Jadi begini, kedatangannya ini sebenarnya memberikan ucapan selamat kepada Rangga Wartawan Asia Federasi yang barusan menikah,” kata Wabup Gatut Sunu Wibowo, Senin (7/3/2022) Pagi.

Wabup Gatut Sunu Wibowo menambahkan, selain silaturahmi, dalam kunjungannya ini sekaligus membicarakan terkait penanganan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tulungagung.

“Iya benar, sekaligus silahturahmi dengan Pimpinan Media Asia Federasi yang notabene sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.

Menurut data yang dilansir dari afederasi.com, angka kemiskinan di Tulungagung meningkat hingga 0,18 persen, hal ini berdasar konfirmasi dari Badan Pusat Statistik setempat.

Angka kemiskinan mengalami kenaikan, sepanjang tahun 2020 menunjukkan 76.400 jiwa atau sekira 7,33 persen. Sedangkan tahun 2021 angka kemiskinan sejumlah 78.590 jiwa atau sekira 7,51 persen. Dengan demikian, antara tahun 2020 sampai 2021 sebesar 0,18 persen.

Menanggapi angka kemiskinan di Kabupaten Tulungagung mengalami kenaikan, Wabup Gatut Sunu Wibowo menuturkan, sebagai upaya penanggulangan dan penanganan kemiskinan esktrem yang terjadi sangat dibutuhkan peran aktif dari stakeholder terkait.

“Dalam hal ini ada 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai tanggungjawab dalam melaksanakan program pengentasan kemiskinan ini,” tutur Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Tulungagung yang ditunjuk langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“10 OPD tersebut diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB PPPA), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), Dinas Kominfo, Sekretaris Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), dan yang terakhir Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil),” imbuhnya.

Lebih lanjut Wabup Gatut Sunu Wibowo menjelaskan, saat ini dengan mengoptimalkan dan mendorong kinerja kesepuluh OPD tersebut pada triwulan pertama sampai akhir tahun.

“Kita harapkan dari kesepuluh OPD itu dengan kerja keras sesuai dengan tupoksi masing-masing, sehingga sesuai dengan apa yang kita harapkan, angka kemiskinan di Kabupaten Tulungagung mengalami zero kemiskinan,” tandasnya.

Tempat sama, Pimpinan Redaksi Media Cyber Asia Federasi M. Aminun Jabir mengatakan ditengah pandemi Covid-19 angka kemiskinan semakin meningkat, peran serta Wabup Tulungagung dalam mengawal dan melaksanakan koordinasi dengan sepuluh OPD terkait sangat diharapkan.

“Pak Wabup seharusnya tinggal mengoptimalkan kinerja kesepuluh OPD tersebut, karena disitu sudah ada anggarannya untuk melaksanakan program pengentasan kemiskinan,” kata Pria juga sebagai Ketua PWI Kabupaten Tulungagung itu.

“Dengan berbekal SK dari Ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ditunjuk sebagai Ketua Tim Koordinasi Pengentasan Kemiskinan Kabupaten Tulungagung, maka seharusnya Pak Wabup bisa langsung turun ke lapangan, apa sudah berjalan dengan baik atau tidak,” sambungnya.

“Pada intinya, mengawal dan lakukan evaluasi agar program itu benar-benar tersalurkan dengan tepat sasaran, sehingga akan membawa Tulungagung lebih baik,” Jabir menambahkan.