Satlantas Polres Tulungagung Terapkan One Way di 2 Ruas Jalan Dalam Kota

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Satuan Lalu-lintas Polres Tulungagung bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung memberlakukan One way (satu arah.red) di sejumlah ruas jalan protokol.

Kebijakan ini untuk membatasi mobilitas warga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi yang dilaksanakan di simpang empat TT (dekat alun-alun.red) dimanfaatkan untuk kampanye protokol kesehatan Covid-19.

Saat dijumpai, Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko mengatakan pemberlakuan One Way tersebut agar semua elemen masyarakat peduli dengan protokoler kesehatan, hingga kini angka penularan semakin meningkat.

“Jadi begini, mulai hari ini Kamis (8/7) pukul 08.00 WIB diberlakukan One Way di sejumlah ruas jalan protokol,” kata Nenny kepada mattanews.co di ruang Humas Polres Tulungagung lantai 2, Kamis (8/7/2021) Pagi.

“Rekayasa arus lalu-lintas tersebut selama penerapan PPKM Darurat berakhir 20 Juli 2021,” imbuhnya.

Kata Neny, sosialisasi pemberlakuan One Way tersebut melibatkan dua pocong, keranda jenazah dan manekin pasien sehingga menarik perhatian pengguna jalan yang sedang melintas.

“Kita hadirkan sketsa tersebut bukan untuk menakuti, justru mengingatkan masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga dari bahaya pandemi Covid-19 masih melanda,” Nenny menambahkan.

Ruas jalan yang diterapkan satu arah yakni di Jalan A Yani Timur, lebih lanjut tutur Dia menjelaskan hanya bisa dilalui kendaraan dari arah timur ke barat, Sementara kendaraan dari simpang empat TT tidak bisa belok ke utara, ke arah alun-alun.

“Semua kendaraan akan diarahkan ke selatan, ke arah Jalan Diponegoro,” terangnya.

“Dengan demikian, masyarakat jadi malas karena jalannya jadi jauh, sehingga mereka tinggal di rumah jika memang tidak ada kebutuhan mendesak,” sambung Nenny.

Mulai hari Kamis (8/7/2021), lebih dalam papar Dia melanjutkan jalur satu arah atau one way akan diberlakukan 24 jam selama PPKM Darurat.

Selain one way, jalan Diponegoro juga akan ditutup dari pukul 20.00 WIB hingga 04.00 WIB.

“Selama semua akses ke alun-alun sudah kami tutup, sehingga tidak ada aktivitas di alun-alun. Sekarang kami tambah diruas Jalan Diponegoro,” Nenny memaparkan.

Menurut Nenny, jalan Diponegoro merupakan akses dari selatan menuju ke pusat kota, seperti alun-alun, pendopo kabupaten dan Kantor DPRD Tulungagung.

Penutupan wilayah seputar alun-alun juga diklaim berhasil menurunkan mobilitas warga.

“Sebab area alun-alun dan sekitarnya yang selalu ramai dengan aktivitas warga, kini sepi, ditambah tambah lampu di sekitarnya juga dimatikan pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB,” katanya.

“Kalau kami lihat, tingkat kepatuhan masyarakat sudah bagus. Semua pengendara memakai masker,” tukas Mantan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Tulungagung.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait