Reporter : Anang
JAKARTA, Mattanews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terkhusus di bidang migas.
Sebelumnya realisasi upaya tersebut dilakukan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, yaitu dengan menjajaki kerjasama dengan PT Petrotekno.
Yang bertujuan untuk melatih SDM Industri Migas di Muba, agar ke depan memiliki keterampilan dan keahlian khusus.
Wakil Bupati Muba Beni Hernedi melakukan rapat tindaklanjut kerjasama untuk pelatihan SDM di Muba, di Hotel Pullman Business Center Meeting Room Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2020).
Menurutnya, penjajakan kerjasama pada tahap pertama dengan Petrotekno beberapa waktu lalu sempat tertunda beberapa bulan lalu, untuk tindaklanjutnya karena sedang dihadapkan pada masa pandemi COVID-19.
Dan saat ini telah dimulai kembali, dengan melibatkan Bagian Kerjasama Pemkab Muba dan Disnakertrans.
“Nantinya akan dimulai menyusun draft kerjasama Petrotekno dengan Pemkab Muba kemudian juga Poltek Muba dengan Petrotekno untuk kerjasama pengembangan SDM dan akan disusun timeline tahapan-tahapan kerja ke depan,” ungkap Beni Hernedi yang juga Ketua Dewan Pembina Poltek Muba.
Beni melanjutkan, ada tiga bidang menjadi titik fokus kerjasama yakni diantaranya Bidang Migas dan Minerba, Agrobisnis Kelapa Sawit dan Karet, dan Bidang Karhutbunlah.
“Perlu pusat pelatihan skill baru dan upgrading di bidang karhutbunlah,” katanya.
Pihaknya pun akan melangkah ke tahapan penandatangan kesepakatan. Dan untuk di tingkat Sumatera, baru Kabupaten Muba yang ada kerjasama, untuk pengembangan skill SDM di bidang pencegahan dan penanganan karhutbunlah.
Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Muba utamanya migas harus di back up, dengan SDM yang mumpuni dan tentu dapat menjaga dengan baik SDA yang dimiliki.
“Petrotekno merupakan lembaga pelatihan vokasi Pendidikan yang mengutamakan keterampilan dan keahlian khusus,” katanya.
Sehingga, lanjutnya, Pemkab Muba menilai sangat tepat bisa bekerjasama dengan Petrotekno dalam hal peningkatan kualitas SDM nantinya.
Untuk jangka panjang, dirinya juga menargetkan Muba nantinya juga akan memiliki fasilitas tempat pelatihan seperti Petrotekno Technical School.
“Ya, untuk jangka panjangnya tentunya harapan kita di Muba memiliki tempat pusat pelatihan khusus di bidang migas,” harapnya.
Beni melanjutkan, dengan hadirnya pusat pelatihan nantinya juga dalam rangka menciptakan SDM unggul di Muba.
Dan sebagai solusi atas problem minimnya tenaga lokal yang belum terserap di perusahaan di Muba, yang sering beralasan tidak memiliki skill dan kompentensi di bidangnya.
Serta seiring dengan implementasi Perda Muba, yang mewajibkan perusahaan daerah setempat menyerap 70 persen SDM lokal.
“Belum lagi tahun 2020 ini adalah tahun penerapan dari kartu pra kerja di mana akan dilakukan pelatihan terhadap yang belum bekerja, dan tentunya Muba harus bersiap,” ungkapnya.
Direktur PT Petrotekno Hendra Pribadi mengatakan, pihaknya akan segera memetakan kebutuhan pelatihan SDM Muba dalam upaya peningkatan keterampilan dan keahlian.
“Kita akan susun dan melakukan pemetaan apa saja nantinya yang akan disiapkan, yang jelas upaya Pemkab Muba ini sangat nyata dalam hal peningkatan kualitas dan keahlian SDM lokal di Muba,” ungkapnya.
Petrotekno merupakan tempat pelatihan yang sudah mengantongi sertifikasi nasional dan internasional perihal pelatihan di bidang migas.
“Dan lulusan dari Petrotekno ini tentu sudah siap kerja dan memiliki sertifikat,” katanya.
Editor : Nefri














