MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Sedekah Bumi Desa Pabean, Kecamatan Sedati, tidak hanya menjadi tradisi tahunan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta menumbuhkan rasa syukur dan gotong royong antarwarga.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat menghadiri pengajian dalam rangka Sedekah Bumi Desa Pabean di Lapangan Bola Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Selasa (22/9/2026).
Menurut Subandi, Sedekah Bumi merupakan wujud rasa syukur masyarakat atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT. Tradisi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Sedekah bumi ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan. Momentum seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga,” ujar Subandi.
Dalam kegiatan tersebut, Subandi hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun Subandi. Turut hadir Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Infanteri Abraham Priyadi, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, jajaran Forkopimka Sedati, seluruh kepala desa se-Kecamatan Sedati, Kepala Desa Pabean beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, RT/RW, serta sahabat Ansor dan Banser.
Sedekah Bumi Desa Pabean tahun ini dirangkai dengan pengajian yang menghadirkan Gus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam bersama Hadrah Pusat Sabilu Taubah. Ribuan jamaah memadati lokasi kegiatan dan mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat.
Subandi mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan serta kondusivitas wilayah.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, Ansor, Banser dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk bersama-sama membangun Sidoarjo,” katanya.
Ia berharap tradisi masyarakat dan kegiatan keagamaan seperti Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan. Nilai-nilai rasa syukur, kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang terkandung dalam tradisi tersebut diharapkan tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Sementara itu, Gus Iqdam memberikan tausiah kepada ribuan jamaah yang hadir bersama Hadrah Pusat Sabilu Taubah. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan hingga pengajian selesai.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Desa Pabean dan sekitarnya, serta mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, dan berbagai unsur masyarakat.














