BERITA TERKINIHUKUM & KRIMINAL

Sejumlah Kasus Kriminalitas di Kota Palembang Menurun

×

Sejumlah Kasus Kriminalitas di Kota Palembang Menurun

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter : Selfy

MATTANEWS.CO, PALEMBANG Guna memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Palembang, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, tidak pernah absen dalam rapat dan evaluasi untuk jajarannya, termasuk disepanjang tahun 2020. Kali ini orang nomor satu di Polrestabes Palembang ini mengelar press release kriminalitas 2020, di Gedung Utama, Kamis (31/12/2020).

Menurut Kapolrestabes Palembang, secara global kriminalitas di Kota Palembang sepanjang 2020 mengalami penurunan, baik kejahatan ataupun laka lantas yang mencapai 653 kasus disepanjang tahun 2019, kini menduduki angka 445 kasus di tahun 2020, termasuk empat kasus yang jadi prioritas, 3C (Curat, Curas,Curanmor) dan Anirat, menurun di Kota Palembang.

“Ini berkat kerjasama pihak kepolisian dan masyarakat Kota Palembang, dengan selalu memberikan informasi akurat dilapangan, hingga pelaku kejahatan dapat segera ditangkap. Bukan hanya angka kejahatan yang menurun, tapi pada lakalantas di tahun 2020 pun mengalami penurunan. Itu pertanda, masyarakat sudah mulai menyadari dan memahami aturan berlalu lintas,” ujarnya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadi menjabarkan, angka kriminalitas selama 2020 tercatat 5022 kasus, itu menurun 148 kasus, bila dibandingkan 2019 yang mencapai 5206 kasus.

“Jika sebelumnya Jumlah Tindak Pidana (JTP) di tahun 2019 menduduki angka 5206 kasus, ditahun 2020 hanya 5022 kasus, dalam hal ini turun menjadi 148 kasus, sedangkan PTP di tahun 2019 mencapai 3215 kasus, sementara di tahun 2020 mencapai 3506 kasus, artinya naik sebanyak 291 kasus. Dari angka persentase penyesaian tindak pidanapun naik menjadi 8 persen, di tahun 2019 62 persen, ditahun 2020 naik menjadi 70 persen. Dari empat kasus yang menjadi prioritas kami, seperti Curat, Curas, Curanmor dan Anirat pun mengalami penurunan,” beber bapak berpangkat melati tiga ini.

Untuk pengungkapan kasus narkoba, lanjut Kombes Pol Anom Setyadji, Polrestabes Palembang mengalami peningkatan sebanyak 39 kasus.

“Jika di tahun 2019 hanya 239 kasus, ditahun 2020 ini mencapai 278 kasus, sementara jumlah barang bukti yang disita anggota mengalami penurunan yang sangat signifikan, yaitu untuk shabu di 2019 mencapai 57.306,71 gram di tahun 2020 menurun menjadi 6.437,74 gram, sedangkan ekstasi di tahun 2019 mencapai 65.959 butir sedangkan 2020 hanya 4.091,5 butir dan ganja ditahun 2019 mencapai 45.023,99 gram ditahun 2020 menjadi 3.453,09 gram. Artinya anggota kita sudah berhasil menekan angka peredaran narkoba di Kota Palembang,” tukasnya.

Editor : Selfy