BERITA TERKINIPEMPROV SUMSEL

Sekda Ratu Dewa Monitor Pelaksanaan Vaksin

×

Sekda Ratu Dewa Monitor Pelaksanaan Vaksin

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sekertaris Daerah kota Palembang, (Sekda) Ratu Dewa secara langsung memonitor pelaksanaan vaksin pedagang pasar Satelit Sako kota Palembang Sabtu (13/11/2021) di halaman masjid Irhamna jalan kampar kelurahan Sialang Kecamatan Sako. Kegiatan yang digagas dalam bentuk tim satgas Keroyok vaksin yang terdiri Kecamatan, Polsek dan Koramil Sako bekerja guna mempercepat proses jalannya vaksinasi bagi para pedagang. Tentunya hal tersebut untuk pencapaian 100 persen pelaksanaan vaksin dikalangan masyarakat luas kota Palembang, khususnya para pedagang pasar.

Menurut Sekda kota Palembang Ratu Dewa, semangat ratusan pedagang yang mengikuti pelaksanaan vaksin di pasar Sako ini sangat luar biasa hal ini terlihat dari data yang dihimpun oleh tim satgas keroyok vaksin bahwa ada 531pedagang yang akan menjalanai vaksin serta masyarakat setempat yang berada disekitar wilayah pasar.

“Fungsi dari kegiatan ini tentunya secara langsung memutus mata rantai penyebaran covid 19 yang ada dipasar sehingga aktivitas transaksi jual beli bisa berjalan dengan nyaman. Untuk di pasar lain, penyelenggaraanya sendiri tergantung dari kesiapan wilayah masing-masing yaitu camat, Polsek dan koramil setempat,” jelas Sekda kota Palembang.

Ditempat yang sama Camat Sako Amirudin Sandy menambahkan semua pedagang di pasar Sako ini wajib mengikuti vaksin yang telah diselenggarakan dari Tim Satgas Keroyok vaksin kecamatan, dari hasil data yang telah dihimpun lebih dari 50 persen pedagang pasar sako ini belum menjalani vaksin. Maka dari itu proses pelaksanaan kegiatan ini harus selesai menjalani vaksin.

“Ya agar proses ini berjalan dengan baik, semua pedagang lapak pedagang akan kita jaga oleh tim satgas yang bekerja sama dengan kecamatan, polsek dan koramil Sako. Jadi semua pedagang jangan khawatir akan lapak yang mereka tinggalkan lantaran untuk mengikuti proses vaksin ini,” kata dia.

“Selama ini mereka tidak mau mengikuti vaksin karena mereka berdagang dan tidak ada yang menjada lapak atau tokohnya. Maka dari itu melalui kegiatan ini mereka bisa melaksanakan semua kegiatan yang telah dilakukan oleh Tim Satgas kecamatan sako. Target kita mencapai 1000 orang,” tutupnya.(*)