BERITA TERKINIPOLITIK

Sekda Tulungagung Pimpin Apel Serah Terima Kirab Pataka Panji Jer Basuki Mawa Beya di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso

×

Sekda Tulungagung Pimpin Apel Serah Terima Kirab Pataka Panji Jer Basuki Mawa Beya di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso

Sebarkan artikel ini
Iring-iringan reog kendang menyambut datangnya Kirab Pataka Panji Jer Basuki Mawa Beya saat memasuki Pendapa Kongas Arum Kusumaning Kabupaten Tulungagung, Sabtu (24/9) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si., mengungkapkan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya merupakan momentum menggelorakan semangat optimis Jawa Timur Bangkit ke seluruh wilayah Provinsi Jatim.

Dalam Kirab Pataka, kata Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung sekaligus melaksanakan serah terima Panji Jer Basuki Mawa Beya dari Satuan Polisi Pamong Praja Kotamadya Blitar kepada Satpol PP Kabupaten Tulungagung.

Hal ini dikatakan Sukaji mewakili Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., seusai memimpin Apel serah terima Kirab Pataka Panji Jer Basuki Mawa Beya bertempat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sabtu (24/9/2022) Pagi.

“Kirab Pataka ini merupakan rangkaian Hari Jadi ke-77 Provinsi Jatim yang diperingati pada tanggal 12 Oktober,” kata Sukaji didampingi Kasatpol PP Kabupaten Tulungagung Wahiyd Masrur, S.Sos., M.M., dihadapan awak media.

“Kita terima Kirab Pataka ini secara estafet, akan dilanjutkan ke Kabupaten Trenggalek,” imbuhnya.

Dia menambahkan Kirab Pataka Panji Jer Basuki Mawa Beya mulai dilaksanakan pada 16 September 2022 dengan mengambil garis start dari kantor Gubernur Jawa Timur Gedung Grahadi, Surabaya.

Kirab itu, lanjut Sukaji akan dilaksanakan secara estafet ke seluruh kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Jatim, dengan menempuh jarak kurang lebih dua ribu kilometer.

“Kita terima Panji Jer Basuki Mawa Beya dari Satpol PP Kota Blitar, selanjutnya Panji itu akan diteruskan ke Satpol-PP Kabupaten Trenggalek,” tambahnya.

Kirab Pataka Panji Jer Basuki Mawa Beya dilaksanakan lebih dalam Sukaji menjelaskan sebagai upaya menggelorakan semangat optimis Jatim Bangkit ke 38 kabupaten maupun kota di Provinsi Jatim.

Adapun Jer Basuki Mawa Beya, kata Sukaji memiliki makna setiap keberhasilan memerlukan pengorbanan, sedangkan lambang daerah Provinsi Jatim artinya berlandaskan Pancasila terutama jiwa Ketuhanan Yang Maha Esa yang menjiwai segala sendi kehidupan.

“Dengan lambang Guyub rukun untuk melaksanakan pembangunan, sehingga dengan semangat membangun Jatim lebih baik, seperti jargon dalam peringatan itu sendiri yaitu Optimis Jatim Bangkit,” pungkasnya.