NUSANTARA

Seniman Danau Letang Butuh Perhatian Pemkab Batanghari

×

Seniman Danau Letang Butuh Perhatian Pemkab Batanghari

Sebarkan artikel ini

Seniman Danau Letang Butuh Perhatian Pemkab Batanghari

Reporter : Dewan Richardi

MATTANEWS.CO, BATANGHARI – Komunitas Seniman Batanghari, lakukan acara bincang-bincang kopi di lokasi Danau Letang Candika. Tujuan para Seniman yang tergabung dari Komunitas Art’camp, Komunitas Coffe, Komunitas musik, Komunitas motor dan Komunitas wisata, tidak lain agar Pemerintah Kabupaten Batanghari memperhatikan kebutuhan hiburan Masyarakat, serta mengenalkan tempat Destinasi Wisata di Kabupaten Batanghari.

Minggu (31/01/2021) Kegiatan bincang-bincang kopi itu dilaksanakan, di Jalan Pramuka Perumnas, Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari Jambi.

“Ini acara bincang-bincang kopi bang, kita pilih tempat ini karena acara ini sekalian mempromosikan tempat wisata Danau Letang Candika karena alam dan viewnya bagus,” ungkap Rizki yang lebih akrab disapa tulek kepada mattanews.co.

“Kebetulan Danau Letang ini juga bagus dijadikan Destinasi Wisata, seperti dibuatkan Hotel-hotel kemah, disediakan perahu dayung dan lainnya, untuk menarik minat para Wisata dari luar daerah,” sambungnya.

Sementara itu Mahdayeni selaku masyarakat Batanghari mengatakan, perlu campur tangan Pemerintah Kabupaten Batanghari agar Danau Letang Candika dapat segera dijadikan Destinasi Wisata, dijaga keasrian, hingga penghijauannya.

“Danau tersebut butuh campur tangan pemerintah, bisa kita jadikan tempat pembudidayaan ikan, penghijauan dengan cara memperbanyak penanaman pohon mangrove. Dibangun bantaran disepanjang pinggiran danau tersebut, untuk menghindari banjir,” kata Mahdayeni.

“Kalau sudah ada tempat wisata, masyarakat tidak perlu mengeluarkan cors besar untuk mencari tempat hiburan. Harapan saya sedari dini Pemerintah Kabupaten Batanghari segera bergerak untuk memikirkan ini,” pungkasnya.

Diketahui, ada beberapa tempat wisata seperti Danau Letang Candika Muara Bulian, Danau Ugo di Desa Aurgading, Bukit Ilalang di Desa Sungkai dan tempat lainnya yang seharusnya dapat menjadi Devisa jika Pemerintah Daerah dapat mengelola dengan baik.