BERITA TERKINI

Sidak Pos Pengamanan Tahun Baru, Bupati Tulungagung: Antisipasi Titik Kumpul Massa

×

Sidak Pos Pengamanan Tahun Baru, Bupati Tulungagung: Antisipasi Titik Kumpul Massa

Sebarkan artikel ini
Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., usai cek pos pengamanan tahun baru di GOR Lembu Peteng setempat, Jum'at (31/12) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) mengecek kesiapan pos pengamanan tahun baru di Gedung Olahraga (GOR) Lembu Peteng, Jum’at (31/12/2021).

Menjelang pergantian tahun baru, Pemerintah kabupaten Tulungagung sudah mempersiapkan sedemikian rupa, sesuai instruksi dari Presiden RI Ir.Joko Widodo.

“Jadi begini, pagi ini bersama jajaran Forkopimda kita cek pos pengamanan di GOR Lembu Peteng, karena sudah menghitung waktu pergantian tahun 2021 menuju 2022,” kata Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E, dihadapan insan media.

Bupati Maryoto menambahkan, sudah menjadi tradisi dari masyarakat setiap pergantian tahun baru selalu ingin merayakannya.

Namun demikian, saat ini situasi masih dilanda pandemi Covid-19 sehingga masyarakat seharusnya ikut prihatin.

“Kita ketahui hari H jelang pergantian tahun sampai pukul 24.00 WIB nanti, dan puncaknya hari ini. Merupakan tradisi masyarakat karena itu perlu ditata sedemikian rupa agar usai pergantian tahun tidak terjadi kluster baru Covid-19,” tambahnya.

“Antisipasi tempat-tempat titik kumpul massa seperti di alun alun dan GOR Lembu Peteng,” imbuhnya.

Adapun sanksi warga yang nekat melanggar, lebih lanjut Maryoto menjelaskan, pihaknya akan mengingatkan, bilamana perlu nanti diberikan sanksi sosial.

“Untuk pengawasan wisata menghimbau kepada masyarakat tetap mematuhi protokoler kesehatan, sedangkan kapasitas tidak boleh lebih 75 persen,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan hal serupa dalam mempersiapkan pos pengamanan di perbatasan guna mengantisipasi pengendara yang masuk wilayah Tulungagung.

“Cara bertindak personel di lapangan nanti dengan diadakan random cek berupa swab maupun suntik vaksin kepada pengendara yang melewati perbatasan,” katanya.

Mantan Kapolres Nganjuk Polda Jawa Timur menambahkan, apabila terjadi penumpukan arus maka pihaknya akan melakukan penanganan, namun hal itu secara kondisional saja melihat dilapangan.

“Iya benar, baik nanti kita buat satu jalur, situasi kondisional saja, kemudian disampaikan pak Bupati Maryoto untuk alun-alun dan GOR Lembu Peteng bersama-sama dengan pak Dandim 0807 Tulungagung dan Kadishub kita akan tutup,” tambahnya.

“Kemudian untuk tempat wisata sesuai Imendagri 66 bahwa tetap diperbolehkan buka tapi kita batasi untuk pengunjungnya. Hal itu kita sudah siapkan relawan bersama Pokdarwis termasuk dengan Forkopimda apabila nanti memang sudah overload atau lebih kapasitas maka akan dialihkan ketempat lain,” sambungnya.

Penyisiran lokasi ramai, lebih lanjut Handono menjelaskan bersama stakeholder terkait akan menggelar apel pasukan sekira pukul 15.00 WIB, selanjutnya personel disebar sesuai titik-titik pengamanan.

Analisa jumlah kendaraan yang masuk seharusnya sudah ada peningkatan, namun hingga hari ini masih dalam tahap kewajaran sekira 5-10 persen.

“Prediksi tempat kerumunan seperti pantai Gemah di Kecamatan Besuki tempat berkerumun orang kita siapkan personel, jumlahnya situasional melihat di lapangan,” terangnya.