BERITA TERKINIHEADLINEPENDIDIKAN

Silahturahmi Akbar Alumni SMA Bina Mulia: Dari Ide “Dadakan” Menjadi Momentum Penuh Haru

×

Silahturahmi Akbar Alumni SMA Bina Mulia: Dari Ide “Dadakan” Menjadi Momentum Penuh Haru

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Suasana haru bercampur gelak tawa mewarnai pertemuan silaturahmi akbar lintas generasi Alumni Keluarga Besar Bina Mulia (AKBBM). Acara yang berlangsung pada Minggu (18/1/2026) di Pondok J’owam, Jl. Letnan Murod, Palembang ini menjadi kado indah bagi para alumni menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Keajaiban Media Sosial dan Semangat Kebersamaan

Meski awalnya digagas secara “dadakan”, pertemuan ini berubah menjadi momentum bersejarah. Hanya dalam hitungan hari sejak pengumuman disebar melalui grup WhatsApp dan Facebook, antusiasme alumni meledak melampaui ekspektasi. Siapa sangka, obrolan santai di ruang digital mampu menggerakkan hati para alumni dari berbagai angkatan untuk hadir di tengah kesibukan awal tahun.

Koordinator Penyelenggara, Syaiful (Alumni Angkatan ’88), mengaku sempat tak percaya melihat antusiasme massa yang hadir. Dalam sambutannya, ia menceritakan bahwa acara ini bermula dari “tantangan” santai seorang senior.

​”Awalnya saya tidak mengira akan seramai ini. Ide ini datang dari kakak senior angkatan ’87 lewat telepon sambil bergurau, lalu tanggung jawabnya diserahkan ke saya. Dengan rasa percaya diri, saya coba wujudkan. Alhamdulillah, hasilnya luar biasa,” ujar Syaiful dengan nada haru.

​Ia pun berharap pertemuan ini menjadi awal dari kebangkitan kebersamaan AKBBM untuk menjalin kembali tali silaturahmi yang sempat terputus.

​Melebur Tanpa Sekat ​Suasana di lokasi terasa sangat hidup. Ada momen riuh saat alumni saling melempar candaan masa sekolah, namun ada pula suasana syahdu saat mereka saling berpelukan mengenang sahabat yang telah tiada. Wajah-wajah gembira terpancar dari angkatan tertua hingga termuda, semuanya melebur tanpa sekat jabatan maupun usia.

​Hadir pula dalam acara tersebut, Hendly Hadi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim periode 2014-2019. Dalam penyampaiannya, Hendly menekankan bahwa esensi dari sebuah organisasi atau grup komunikasi digital adalah interaksi nyata.

​”Untuk apa kita membentuk grup alumni di WhatsApp kalau tidak dibarengi dengan pertemuan tatap muka? Inilah esensi sebenarnya dari kekeluargaan. Rasa kebersamaan hanya bisa dipupuk maksimal jika ada interaksi langsung,” tegas Hendly.

​Ia mengajak seluruh anggota AKBBM untuk mengutamakan agenda pertemuan berkelanjutan agar grup komunikasi tidak sekadar menjadi wadah pasif, melainkan jembatan persaudaraan yang nyata, hal inipun turut diamini Ahmad Sabturi Alumni Angkatan ’84.”

​Penutup yang Manis
​Pertemuan ini menjadi bukti bahwa waktu boleh memisahkan raga dan jarak boleh merenggangkan sapa, namun kenangan masa sekolah akan selalu mempersatukan jiwa para alumni.

​Acara ditutup dengan sesi foto bersama lintas angkatan yang memenuhi panggung utama sebuah potret nyata bahwa semangat SMA Bina Mulia tetap abadi di hati para alumninya.(*)