MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Kapuas Hulu mengumpulkan seluruh unsur forkopimda dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Kapuas 2026.
Acara yang digelar via Zoom di Ruang PPKO Polres sekitar pukul 09.20 WIB itu dipimpin langsung Kapolres AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H., bersama Wakil Ketua I DPRD Abdul Hamid, Asisten II Pemda Tri Wati, Pasi Intel Kodim 1206 Kapten Inf Safri Doni, Kajari I Ketut Suarbawa, perwakilan PN Putussibau, kepala dinas, pejabat utama Polres, para Kapolsek, dan anggota.
Dalam arahannya disampaikan Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. lewat daring menegaskan bahwa setiap tahun Polri dan seluruh instansi terkait selalu menghadapi momentum besar perayaan Idul Fitri yang membutuhkan kesiapan maksimal.
“Tahun ini terdapat tantangan tersendiri karena situasi global yang tidak menentu serta berbarengan dengan perayaan Hari Raya Nyepi, “tutur Kapolda.
Kapolda menekankan bahwa tugas utama aparat adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin rasa aman bagi para pemudik.
Oleh karena itu, seluruh instansi diharapkan dapat memberikan masukan serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi kerawanan selama periode mudik Lebaran.
Operasi Ketupat Kapuas 2026 mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dan akan dilaksanakan mulai 13 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari Polri, TNI, pemerintah daerah maupun stakeholder terkait.
Kapolda juga memberikan sejumlah penekanan kepada jajaran di daerah, di antaranya memastikan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, mengoptimalkan layanan Command Center 110, mengelola keamanan dan keselamatan lalu lintas selama arus mudik.
Serta melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok dan BBM agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Selain itu, jajaran Kapolres diminta untuk memastikan SPBU mengutamakan pengisian BBM bagi kendaraan pemudik serta mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Barat Bidang Sosial dan SDM menyampaikan bahwa rakor ini merupakan forum penting dalam menyatukan langkah seluruh unsur guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri 2026.
Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor, kesiapan moda transportasi, pelayanan kesehatan, mitigasi bencana, serta menjaga stabilitas pasokan pangan dan energi selama masa Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan paparan dari sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar yang menjelaskan kesiapan prasarana jalan, manajemen lalu lintas, pemeriksaan kendaraan (ramp check), serta rencana rekayasa arus lalu lintas di titik rawan kemacetan.
Selain itu, Kementerian Agama Kalbar menyampaikan bahwa berdasarkan perhitungan awal, 1 Syawal 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, namun penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang Isbat pemerintah pada 19 Maret 2026.
Kementerian Agama juga menyampaikan bahwa di Kalimantan Barat terdapat 202 masjid ramah pemudik yang tersebar di 14 kabupaten/kota dan dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik guna mencegah kecelakaan akibat kelelahan.
Sementara itu, BMKG Kalbar menyampaikan prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kalbar, namun juga mengingatkan adanya potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah barat Kalimantan Barat akibat curah hujan yang relatif rendah.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan rakor lintas sektoral ini merupakan langkah awal yang penting dalam memastikan kesiapan pengamanan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
“Melalui koordinasi lintas sektor ini, kita dapat menyatukan langkah dan memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah serta seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujarnya.
Kapolres menambahkan bahwa Polres Kapuas Hulu akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta arus mudik di wilayah Kapuas Hulu dapat berjalan lancar. (*)














