Reporter : Refly
MUARA ENIM, Mattanews.co – Melalui proses pemilihan dengan sistem demokrasi akhirnya Siswanto,SE berhasil mengungguli Al-Azhar dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Muara Enim periode 2019-2022 dengan meraih 19 suara dari total 31 suara yang diperebutkan, sedangkan Al-Azhar memperoleh 12 suara. Selanjutnya, Siswanto ditetapkan sebagai Ketua PWI Muara Enim terpilih periode 2019-2022 dalam rapat pleno Konferkab tersebut, yang berlangsung di Hotel Griya Serasan, Kabupaten Muara Enim, Senin (25/03/2019).
Turut hadir dalam Konferkab tersebut, Kasubag Humas Pemkab Muara Enim, Elly Martini, Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Komar, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel, Anwar Rasuan, Bendahara, Novas Riady ,Wakil Sekretaris, Suprapto Ramadhan dan pengurus PWI Sumsel lainnya, serta peserta Konferkab PWI Muara Enim.
Dalam Konferkab PWI itu masing-masing pemilih menulis nama pada kertas suara yang telah disiapkan oleh panitia, kemudian kertas suara itu dimasukkan ke dalam kotak suara. penghitungan suara disaksikan oleh tiga saksi dari pengurus PWI Sumsel dan anggota muda PWI Muara Enim. hasil penghitungan tersebut, Siswanto berhasil meraih 19 suara dan Azhar meraih 12 suara.
Siswanto yang pernah bekerja sebagai wartawan Harian Kabar Sumatera dan terus melanjutkan kiprahnya sebagai jurnalis media on line, berhasil meraih capaian sebagai peraih suara terbanyak dalam kontestasi pemilihan ketua PWI kabupaten Muara Enim tersebut dan secara otomatis menurut kaedah demokrasi dia ditetapkan sebagai Ketua PWI kabupaten Muara Enim periode kedepan. Setelah ditetapkan sebagai ketua PWI kabupaten Muara Enim, tugas pertama yang harus di lakukan yakni menyusun kepengurusan bersama tim formatur yang baru.
Menurut Kasubag Humas Pemkab Muara Enim, Elly Martini dalam sambutannya mewakili Pemkab Muara Enim sebelum pemilihan dilaksanakan meminta siapapun terpilih dalam Konferkab ini agar tidak menjaga jarak dengan mitra dan stakeholder yang ada. dia meminta agar hubungan yang terjalin selama ini antara PWI Muara Enim dengan Pemkab Muara Enim kian erat.
“Saya harap tidak ada jarak antara Pemkab dengan rekan-rekan jurnalis terutama PWI Muara Enim. semoga kedepan hubungan tetap terjalin. sebab pada masa pimpinan PWI lama sudah terjalin keharmonisan dan terus bersinergi dengan Pemkab Muara Enim, demikian pula hendaknya pimpinan yang terpilih nanti dapat bekerjasama dan terus menjaga sinergi yang selama ini tetap baik dan akan semakin baik,” harap Ely.
Ketua PWI Sumatera Selatan, H Firdaus Komar juga mengatakan dalam sambutannya, bahwa proses Konferkab untuk memilih Ketua PWI Kabupaten/kota adalah hal biasa dalam proses pelaksanaan konstitusi PWI sesuai Peraturan Dasar/ Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI, yang dilakukan setiap 3 tahun sekali sebagai agenda organisasi untuk menentukan kepemimpinan 3 tahun ke depan.
“Konferkab dilaksanakan sebagai proses pergantian kepengurusan. Siapa pun yang terpilih nanti merupakan yang terbaik dan harus dihormati bersama karena dipilih secara demokratis. Dalam roda organisasi, ini bagian pergantian dan penyegaran karena PWI kabupaten/ kota merupakan bagian dari PWI Provinsi. Jadi siapapun terpilih harus kita hormati secara konstitusional,” tukasnya.
Dalam pelaksanaan program, dirinya berharap PWI di daerah mampu bersinergi dengan PWI Sumsel dan semua stakeholder terutama pemerintah daerah setempat.
“PWI Sumsel butuh support dari mitra dan stakeholder dalam mensinergikan program PWI daerah dan juga pemerintah daerah setempat. PWI kabupaten/ kota merupakan perpanjangan tangan PWI Sumsel, begitu pula PWI Sumsel yang perpanjangan tangan PWI Pusat,” jelas Firdaus.
Firdaus juga mengapresiasi Pemkab Muara Enim yang telah mendukung kegiatan Konferkab PWI Muara Enim. Menurut Firdaus, kerjasama yang baik antara Pemkab Muara Enim dengan para wartawan bertujuan untuk mensinergiskan segala hal, termasuk visi misi kepala daerah.
“Namun sinergitas yang terjalin bukan berarti kita tidak mengontrol dan mengawasi kinerja pemerintah.Jika ada yang salah dalam pemerintahan jangan ditutupi, kontrol dan kritik harus tetap dijalankan karena inilah fungsi pers yang sebenarnya,” tegas Firdaus.
“Kritik yang disampaikan wartawan bukan berarti untuk menjatuhkan, namun merupakan niat baik untuk meluruskan dan memberi masukan kepada pemerintah,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Muara Enim terpilih, Siswanto mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan rekan-rekan wartawan yang memiliki hak suara dalam Konferkab PWI Kabupaten Muara Enim.
“Visi dan misi saya ingin menciptakan kebersamaan dan transparansi dalam pengelolaan PWI ke depan. Salah satu program adalah berupaya menjadikan PWI Muara Enim berintegritas dan berwibawa serta memiliki Kantor PWI yang refresentatif sehingga peran independensi organisasi dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.
Editor : Anang














