Reporter : Hanny
PALEMBANG, Mattanews.co – Seluruh Siswa Menengah Atas (SMA) se-Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), tengah menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS).
UAS ini berlangsung selama 4 hari yang dimulai pada hari Senin (16/3/2020) lalu.
Hari Kamis (19/3/2020) ini menjadi hari terakhir UAS. Seperti di SMAN 3 Palembang, para siswanya tidak mengalami kendala apapin selama UAS.
Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMAN 3 Palembang melalui Waka Kurikulum Hermansyah saat ditemui di sekolah.
“Alhamdulullah semua berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun, kegiatan UAS ini berlangsung dengan tertib, sebab semua tim telah melakukan simulasi terlebih dahulu,” ungkapnya.
Hermansyah juga mengatakan,
terkait berita Corona yang saat ini masih ramai jadi perbincangan, mereka ikut serta dalam menanggulangi maraknya penyebaran Corona yang saat ini tengah melanda di beberapa wilayah di Indonesia.
“Kita mewajibkan kepada siswa-siswi untuk memakai Hand Sanitizer untuk pencegahan diri sendiri sebelum beraktifitas dan pada saat selesai beraktifitas. Kami dari pihak sekolah berharap kepada siswa-siswi untuk menjaga kesehatan,” kata Hermansyah.
Dari merebaknya Corona saat ini dan langkanya Hand Sanitizer, SMAN 3 Palembang mempunyai ide untuk memproduksi anti septik sendiri. Hal tersebut dibenarkan Sofian selaku guru Kimia SMAN 3 Palembang.
“Alhamdulillah saat ini kita sudah memproduksi Hand Sanitizer sendiri, sementara saat ini sudah di produksi sebanyak 6 liter. Untuk bahan yang digunakan dari lidah buaya yang di blender dan kemudian diambil ekstraknya, sebagai bahan campuran kita menambahkan alkohol 70% dan collogne,” ujar Sofian.
Lanjut Sofian, untuk sementara penggunaan Hand Sanitizer masih dalam lingkungan sekolah.
“Insyallah kedepan kita bisa menggandeng BPOM dan Pemerintah agar Hand Sanitizer ini bisa didistribusikan secara masal,” ujarnya.
Editor : Nefri














