* Pelaku Pecahkan 36 Kaca Jendela Sekolah
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Viral di media sosial, SMP SMP N 46 Palembang, Jalan Sukabangun II, Sukajaya, Sukarami, Palembang diteror orang tak dikenal. Dalam rekamanan memperlihatkan aksi vandalisme dua pemuda memecahkan 36 jendela kaca, ruangan 1 unit, Senin (26/5/2025).
Pengerusakan jendela terjadi pada 28 April 2025 jam 07.00 WIB lalu, pelaku memecahkan kaca pos keamanan sekolah. Kejadian serupa, berlangsung pada 10 Mei 2025 dini hari, pukul 04.56 WIB.
Kepala Sekolah SMPN 46 Palembang, Tugiyo menduga pelaku berjumlah dua orang.
“Pelakunya ada dua orang cuma yang jadi masalah antara masuk dan keluarnya masih tanda tanya. Tetapi secara logika CCTV di kelas bagian belakang dirusak, sampai putus. Kemungkinan besar (pelaku) masuk dari belakang, karena waktu dia masuk dan keluar sama sekali tidak terekam tahu-tahu sudah di depan kelas,” kata Tugiyo, saat dijumpai di ruang kerjanya.
Menurut dia, pelaku juga sepertinya sudah merencanakan untuk memecahkan sejumlah kaca. Sebab alat yang digunakan adalah martil.
“Kami duga sepertinya sudah dipersiapkan sebelumnya. Satu yang mecahin yang satunya lagi tidak ikut hanya berdiri di belakangnya saja,” katanya.
Tugiyo menegaskan tidak ada permasalahan antara siswa ataupun yang dilakukan siswa sebelum aksi pecah kaca tersebut.
Ia tak ingin berspekulasi lebih banyak karena kasus tersebut belum terungkap dan sedang diselidiki oleh pihak kepolisian. Jika melihat rekaman CCTV pelaku diduga masih anak-anak atau remaja.
“Permasalahan tidak pernah ada. Makanya kami menjadi heran, kok jadi seperti ini. Semua kemungkinan bisa mungkin, tetapi untuk kenyataan ya karena belum terungkap saya tidak mau berspekulasi. Karena dasar kami adalah CCTV ada hasil mereka masuk, kemudian memecahkan. Kalau lihat secara fisik (pelaku) masih anak-anak,” tuturnya.
Malam sebelum kejadian penjaga sekolah masih berkeliling di sekitar sekolah hingga pukul 01:30 WIB malam. Ketika setelah habis Subuh menjelang pagi hendak menyapu sekolah ternyata kaca sudah pecah semua.
“Pada saat itu kebetulan hujan subuh-subuh jadi penjaga sekolah nyapu pagi ternyata sudah pecah semua. Pas di putar rekaman CCTV kejadiannya pukul 04:56 WIB,” urainya.
Ia berharap kepada pihak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut agar pelaku mendapatkan efek jera.
“Kami ingin membuat efek jera, paling tidak SMPN 46 bisa jadi contoh bahwa kami menindak lanjuti kejadian ini, supaya tidak ada kejadian di sekolah yang lain,” tuturnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengatakan, laporan tersebut masih dalam penyelidikan oleh anggota Reskrim.
“Ada laporannya, masih dalam penyelidikan,” tukasnya.















