BERITA TERKINIHEADLINEPENDIDIKAN

SMP Negeti 1 Kedungwaru Tulungagung Usung Keberagaman Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika

×

SMP Negeti 1 Kedungwaru Tulungagung Usung Keberagaman Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika

Sebarkan artikel ini

“HUT Kemerdekaan RI ke-79.”

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur berpartisipasi dalam Pawai Budaya Bhinneka Tunggal Ika yang dilaksanakan pada Selasa, 27 Agustus 2024.

“Iya benar, SMP Negeri 1 Kedungwaru usung Keberagaman Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika dengan melibatkan 200 siswa,” kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kedungwaru, Dr. Hj. Sri Wahyuni, M.Pd, Rabu (28/8/2024).

Bunda Yuni lebih akrab disapa menambahkan pihaknya mengusung tema Keberagaman Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika untuk mewujudkan semangat Patriotisme, Nasionalisme, Cinta Tanah Air, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Melestarikan Budaya, Kesenian dalam mengutamakan Kearifan lokal.

Adapun narasi cerita, sambung dia, yang ditampilkan dalam pawai budaya Bhinneka Tunggal Ika yakni ketika mempelajarai Sejarah Lokal Tulungagung tidak asing dengan istilah Kota Ngrowo.

Ngrowo merupakan wujud ekologis dalam bagian proses kehidupan masyarakat Kadipaten Ngrowo yang pada saat itu menjadi Pusat Pemerintahan di Kalangbret, yang terkisah dalam tulisan sejarah Babad Tulungagung. “Dengan semangat patriotisme, Nasionalisme, penggambaran sejarah dalam Babad Tulungagung, kisah tentang Kadipaten Ngrowo yang berpusat di Kalangbret, menunjukkan gambaran bagaimana perjuangan untuk menyatukan Nusa dan Bangsa. Dalam Bhineka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrua,” tambahnya.

“Indonesia adalah bangsa di dunia yang dianugerahi Beraneka Ragam Suku, Agama dan Budaya. Keseragaman budaya ini berasal dari berbagai suku bangsa yang kita miliki, dengan banyaknya suku tersebut, dapat dibayangkan Ribuan adat, bahasa, alat musik, tarian, makanan khas, pakaian adat dan lain sebagainya,” sambungnya.

“Keberagaman budaya tersebut diikat dengan Semboyan Bhineka Tunggal Ika, sebagai alat pemersatu bangsa dan dilakukan secara terus menerus sehingga persatuan dan kesatuan tetap terjaga. Saat ini Peserta Didik SMP Negeri 1 Kedungwaru memperagakan Pakaian Adat dari Sabang sampai Merauke, sebagai bentuk Rasa Kecintaan ikut melestarikan Kebudayaan Bangsa,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Bunda Yuni menjelaskan untuk meningkatkan toleransi melalui Pengalaman Kebhinekaan warga sekolah dalam Program Kurikulum Merdeka Belajar, yang dimiliki Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, salah satu Dimensi adalah Berkebhinekaan Global.

“Implementasinya dalam kehidupan sehari-hari para siswa yaitu :
a. Mencintai Budaya Asli Indonesia
b. Menghargai Kebudayaan Bangsa lain.
c. Menciptakan Perdamaian dan Keharmonisan di Masyarakat,” terangnya.

“Program Bazar Aksara menuju sekolah Literasi Internasional, adalah Program Rangkaian Kegiatan Projek Pengamalan Kebhinekaan Warga Sekolah dalam Dimensi Kebhinekaan Global, dengan tujuan Peserta didik dapat mengeksplorasi
dan membandingkan Pengetahuan Budaya Berkebhinekaan Global dalam Produk Karya,” imbuhnya.

“Produk Karya Berbhineka Global berupa, Karya Literasi, Numerasi, Seni, Ketrampilan, Karya Vlog, Poster , Desain Grafis,” pungkasnya.