PENDIDIKAN

SMPN 8 Bumi Arjo Lempuing OKI Memprihatinkan

×

SMPN 8 Bumi Arjo Lempuing OKI Memprihatinkan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Asni

OKI, Mattanews.co – Sekolah seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk siswa belajar, berbeda jauh dengan sekolah SMP Negri 8 Bumi Arjo Kecamatan Lempuing, kondisi sekolah yang begitu sangat memprihatinkan dan sepertinya harapan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) belum terealisasi sepenuhnya untuk meningkatkan mutu pembangunan sekolah sesuai dengan visi dan misinya.

SMPN 8 adalah sebuah sekolah baru beroprasi hampir 3 tahun ini letaknya berada di desa Bumi Arjo Kecamatan Lempuing yang mana gedung sekolah yg ditempati sekarang adalah dulunya bangunan sekolah berdikari hasil dari swadaya masyrakat.

“Sekolah yang dengan jumlah siswa sebanyak 115 orang ini hanya bisa menempati tiga lokal ruangan dari lima (5) lokal yang ada, diantaranya satu lokal ditempati kelas tujuh (7) dengan 39 siswa, lokal ke dua ditempati kelas delapan (8) dengan 45 siswa dan yang ketiga ditempati kelas sembilan (9) dengan 26 siswa.

Adapun tenaga pengajar di sekolah tersebut selain PLT Kepala sekolah seorang ASN yang lain hanya tenaga sukarela (TKS) tanpa ada honor tersendiri.

Aisen Hower S,Pd selaku Plt, Kepala Sekolah SMP Negeri 8 saat disambangi di kediamannya, Rabu (21/08/2019) mengatakan sudah mengajukan permohonan terkait gedung sekolah mereka yang kabarnya juga sudah di acc oleh pemerintah pusat bahkan sudah pernah meninjau langsung gedung sekolah mereka, namun sampai detik ini belum ada kabar pastinya kapan akan di realisasikannya.

Lanjut Aisen Hower, pada tahun 2018 sekolah tersebut pernah mendapat bantuan mobiler sebanyak 27 unit dari Dinas pendidikan OKI dalam hal ini pemerintah desa juga ikut memberikan bantuan terhadap sekolah mereka dengan bantuan beberapa buah korsi plastik seadanya.

Aisen Hower brharap dengan keadaan gedung mereka yang sudah sangat memprihatinkan pihaknya sangat takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap siswanya,karna kondisi gedung yang sudah parah ditambah lagi minimnya dana, bukan saja dari pihak kepala sekolah dan guru,ketua komite dan para siswa sangat berharp kepada pemerintah terkait agar bisa segera merealisasikan gedung sekolah mereka beserta bantuan yang lain seperti tenaga pengajar dan juga mobiler serta lain sebagainya.

Joko Wahyudi selaku Kepala desa Bumi Arjo saat di mintai keterangannya melalui via whatsaap mengatakan sangat berharap SMP Negeri 8 ini bisa menjadi tempat sekolah yang layak dan nyaman kedepannya. Harapan itu juga di sampaikan oleh warga setempat agar pemerintah pusat segera memperhatikan gedung sekolah di desa mereka.

“Dengan gedung sekolah yang nyaman maka para siswa pun merasa nyaman untuk belajar, agar bisa lahir siswa teladan dan berprestasi kedepan nya,” jelasnya.

Editor : Anang