MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG Bupati Drs. Maryoto Birowo, M.M., mengharapkan dengan Tulungagung Pay merupakan sistem digitalisasi menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam bertransaksi.
Maryoto mengatakan Tulungagung Pay adalah aplikasi pembayaran dan atau pembelian berbagai layanan biller secara elektronik dengan menggunakan Uang Elektronik SpeedCash.
Hal ini dikatakan usai Soft Launching Tulungagung Pay dari PT. BPR Bank Tulungagung Perseroda bertempat di sisi parkir barat Gedung Olahraga Lembu Peteng setempat, Senin (8/8/2022) Pagi.
“Kita lakukan soft launching Tulungagung Pay dari PT. BPR Bank Tulungagung Perseroda,” kata Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan awak media.
Orang Nomor 1 Kabupaten Tulungagung menambahkan pihaknya senantiasa mendorong PT. BPR Bank Tulungagung agar melakukan transformasi digital.
Pada saat ini, inovasi dan layanan teknologi digital menjadi bagian tidak terpisahkan jika tidak akan tersisih disrupsi.
“Makanya, dengan sistem pembayaran digitalisasi ini sangat memudahkan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi, semisal, untuk beli produk UMKM, bayar listrik, dan lainnya,” tambahnya.
“Cara pembayarannya cukup melalui aplikasi digitalisasi, hal ini yang perlu disampaikan kepada masyarakat terkait aplikasi digitalisasi perlu dipahami,” imbuhnya.
“Saat ini sudah banyak jika ibu-ibu menginginkan produk bisa melalui putra dan putrinya dalam bertransaksi,” kata Maryoto menambahkan.
Lebih lanjut Maryoto menjelaskan era sekarang itu sistem digitalisasi merupakan sesuatu sangat dibutuhkan, dan saat ini sudah merupakan kebutuhan bukan sekedar keinginan semata.
“Kita harapkan Tulungagung Pay merupakan sebuah inovasi menyediakan kemudahan bagi warga masyarakat jika menginginkan dalam bertransaksi guna memenuhi kebutuhan di rumah,” tandasnya.
Tempat sama, Direktur Utama PT. BPR Bank Tulungagung Perseroda Suhermin, S.E., mengharapkan semua pembayaran di Tulungagung nanti menggunakan non tunai dengan menggunakan aplikasi Tulungagung Pay.
Kemudahan aplikasi ini salah satunya melakukan pembayaran tanpa harus mendatangi kantor bersangkutan, cukup melalui aplikasi Tulungagung Pay.
“Adapun untuk potensi nilai transaksi, karena baru mulai launching jadi belum bisa diprediksi,” tuturnya.
Dia menambahkan aplikasi Tulungagung Pay ini dengan menggandeng vendor PT. Bimasakti Multi Sinergi sebagai penerbit Uang Elektronik SpeedCash.
Lebih lanjut Suhermin mengharapkan dengan soft launching Tulungagung Pay nilai transaksi 20 juta per hari. Hal ini dengan estimasi nasabah PT. BPR Bank Tulungagung ini hampir 20.000 orang.
“Ini baru launching, jadi nilai transaksi belum tercatat karena belum bisa mengetahui rekapan, baru setelah H min plus satu direkap di Tulungagung Pay,” terangnya.
“Target 20 juta per hari, karena saat ini nasabah ada 20.000, dan ini paling banyak untuk tabungan, dan sisanya nasabah kredit sekira 7.000 orang,” sambungnya.
“Tulungagung Pay ini digunakan untuk pembayaran angsuran, bisa melakukan transfer ke 147 Bank, bisa tarik tunai, dan lainnya,” kata Suhermin menambahkan.














