Reporter : Raja Alqausar
BIREUEN, Mattanews.co – Empat nelayan asal Sibolga, terpaksa dipulangkan dari kabupaten Bireuen, oleh Personil Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bireuen, setelah diketahui suhu tubuh nelayan tersebut tinggi saat pemeriksaan (screening) test di RSUD dr Fauziah. Rabu (6/05/2020) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen Teguh Mandiri Putra, S.STP, yang memimpin kegiatan pemulangan nelayan tersebut, mengatakan bahwa tim gugus covid-19 Bireuen melakukan pemeriksaan kepada empat orang nelayan warga Sibolga, Sumatera Utara yang hendak menjenguk keluarganya di RSUD dr Fauziah yang sedang menjalani perawatan medis.
“Mereka ingin menjenguk keluarga yang sedang menjalani perawatan di RSUD Fauziah Bireuen,” Terang Teguh, saat di konfirmasi via seluler.
Dikatakan Teguh, adapun kronologi kejadian berawal saat mereka sampai di pos Satuan Pengamanan (satpam) rumah sakit dr Fauziah, kemudian satpam RSUD melakukan pemeriksaan suhu tubuh sesuai SOP protokoler kesehatan, terhadap keempat nelayan itu, dan diketahui suhu tubuhnya 38,67 sampai 39,62 derajat celsius.
“Setalah mengetahui hal itu, pihak rumah sakit langsung menghubungi Tim Gugus Covid-19 Pemkab Bireuen untuk dilakukan tindakan pengamanan lanjutan,” jelasnya.
Tidak berselang lama, tim gugus covid-19 Pemkab Bireuen pun sampai dan langsung memulangkan keempat orang nelayan itu ke pelabuhan pendarat ikan (PPI) Plimbang, dengan menggunakan mobil ambulance, dan diberangkatkan menggunakan kapal untuk segara pulang ke Sibolga, melalui laut lepas disaksikan petugas kepolisian Kec. Jeunib dan Plimbang.
Sementara itu ditempat berbeda, Direktur RSUD dr Fauziah, dr Amir Addani, M.Kes., membenarkan kejadian tersebut saat dihubungi wartawan.
“Iya benar, ada empat orang yang ingin menjenguk pasien di rumah sakit dari sibolga. Namun setelah dilakukan screning awal menunjukkan suhu tubuh keempatnya di luar batas aman, dan pihak RSUD langsung melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Bireuen untuk diamankan,” jelas direktur RSU Fauziah itu.
Editor : fly














